Puluhan Agen Perempuan Mossad Ternyata Menyusup ke Iran: Rayu Pejabat Teheran hingga Intai Situs Nuklir

Senin, 15 September 2025 - 15:11 WIB
loading...
Puluhan Agen Perempuan...
Puluhan agen perempuan Mossad telah menyusup ke Iran sejak beberapa tahun lalu. Mereka berperan penting dalam perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni lalu. Foto/Alhurra
A A A
TEL AVIV - Laporan media Zionis mengungkap bahwa badan intelijen Israel; Mossad, telah menyusupkan puluhan agen perempuan ke Iran sejak beberapa tahun lalu. Berkat para agen itu, Mossad sekarang sesumbar siap campur tangan jika Teheran mencoba menggunakan uraniumnya kembali untuk mengembangkan senjata nuklir.

Menurut laporan The Jerusalem Post, Senin (15/9/2025), puluhan mata-mata perempuan Zionis telah melakukan berbagai operasi selama serangan Israel terhadap program nuklir dan rudal balistik Teheran pada Juni lalu.

Secara kritis, laporan memahami bahwa direktur Mossad, David Barnea, memandang peran agen perempuan selama perang Israel-Iran sangat substansial.

Baca Juga: Iran Gantung Ilmuwan Nuklirnya karena Jadi Mata-mata Mossad

Meskipun sifat pasti dari apa yang dilakukan para perempuan ini masih dirahasiakan, pada tahun 2024, seorang agen perempuan senior yang hanya dikenal sebagai "G"—dengan latar belakang Iran dan keahlian khusus di Iran serta dalam merekrut mata-mata asing di negara-negara musuh—diberi penghormatan dengan menyalakan obor dalam upacara Hari Kemerdekaan.

Dalam buku "The Mossad Amazons" karya Michael Bar Zohar dan Nissim Mishal yang terbit tahun 2021, digambarkan bahwa para agen perempuan Mossad tidak hanya merayu pejabat laki-laki musuh dan melakukan pengawasan di situs nuklir Iran, tetapi juga melakukan operasi serangan kinetik dan operasi serangan lainnya.

Meskipun Mossad tidak ingin terlalu menarik perhatian pada satu subkelompok mata-mata potensial, The Jerusalem Post dalam laporannya menyatakan bahwa para perempuan di badan mata-mata tahun 2025 melakukan lebih banyak peran penyamaran dibandingkan dengan para perempuan Mossad di masa lalu.

Saat ini, Barnea mengirim banyak agen Mossad, atau individu yang dikelola oleh agen, ke dalam operasi di Iran secara bersamaan. Semua kelompok staf yang berbeda-beda sangat terkoordinasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved