Kenapa Gerakan Protes Gen Z Nepal Sasar Kaum Elite Nepal Berubah?

Senin, 15 September 2025 - 05:05 WIB
loading...
Kenapa Gerakan Protes...
Gerakan Gen Z di Nepal berubah. Foto/X/@Narendraphoto
A A A
KATHMANDU - Rumah para politisi, termasuk mantan Perdana Menteri KP Sharma Oli, juga diserang. Ketika para pengunjuk rasa di Nepal menyerbu parlemen minggu ini dan memaksa perdana menteri untuk mundur, hotel-hotel dan hunian mewah diserang oleh pelaku pembakaran di tengah kemarahan atas gaya hidup mewah para elit di salah satu negara termiskin di dunia.

Demonstrasi tersebut, yang populer disebut sebagai protes "Gen Z" karena sebagian besar peserta berusia remaja atau awal 20-an, telah memicu pergolakan terburuk di Nepal dalam beberapa tahun terakhir, memaksa pemimpin yang tidak populer KP Sharma Oli untuk mengundurkan diri pada hari Selasa, sehari setelah 19 pengunjuk rasa tewas dalam kekerasan.

Korban tewas sejak itu meningkat menjadi 34 orang dan lebih dari 1.300 orang terluka, kata Kementerian Kesehatan Nepal.

Kenapa Gerakan Protes Gen Z Nepal Sasar Kaum Elite Nepal Berubah?

1. Menyalahkan Para Penyusup yang Membakar Hotel

Melansir NDTV, para pemimpin gerakan protes Gen Z menjauhkan diri dari serangan pembakaran dan menyalahkan para penyusup, tetapi para analis menunjukkan meningkatnya rasa frustrasi atas ketimpangan kekayaan di Nepal dan persepsi korupsi dalam kepemimpinan politik Nepal.

Sementara gedung parlemen, kantor perdana menteri, dan Mahkamah Agung masih terbakar, para pelaku pembakaran juga menyerang hotel-hotel bintang lima, termasuk Hilton, Hyatt Regency, dan Varnabas Museum Hotel.

Hyatt Regency, sebuah properti luas di dekat Stupa Boudhanath, salah satu situs Buddha terpenting di Nepal dan daya tarik bagi wisatawan, dirusak oleh para pengunjuk rasa, ungkap Bhushan Rane, manajer kantor depan hotel, kepada Reuters.

Tidak ada tamu atau staf yang terluka, tambah Rane. Akibat kerusuhan politik, hotel akan tetap ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved