6 Negara yang Diserang Israel pada Tahun 2025
Jum'at, 12 September 2025 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Serangan di tanah negara yang dianggap sekutu diplomatik dan mediator memperkeruh hubungan regional dan memicu reaksi keras dari sejumlah negara Teluk, Eropa, dan Amerika.
Hal ini juga menimbulkan pertanyaan soal aturan keterlibatan diplomatik serta risiko meruntuhkan mekanisme negosiasi yang selama ini membantu menahan eskalasi.
Banyak pengamat menilai serangan tersebut sebagai titik balik yang memperluas cakupan konflik melampaui zona tradisional.
Pada September 2025 muncul laporan tentang serangkaian insiden yang melibatkan kapal-kapal bantuan untuk Gaza di perairan dan pelabuhan Tunisia, termasuk klaim bahwa satu kapal dalam konvoi bantuan (Global Sumud Flotilla) terkena serangan drone saat berlabuh di Sidi Bou Said.
Badan penyelenggara dan beberapa saksi menuduh adanya serangan yang disengaja untuk menggagalkan misi bantuan.
Meskipun keterkaitan langsung antara aksi itu dan perintah militer Israel tidak selalu dikonfirmasi oleh pihak ketiga, insiden ini tetap dicatat sebagai bagian dari pola yang lebih luas di mana aset-aset yang berhubungan dengan Gaza menjadi sasaran di luar wilayah pertempuran konvensional.
Kasus Tunisia menunjukkan kompleksitas atribusi dalam konflik modern — di mana klaim, penyangkalan, dan bukti video saling bersaing.
Daftar negara di atas menggambarkan bagaimana konflik yang dimulai dari pertikaian lokal dapat meluas menjadi operasi lintas-batas yang membentang dari Semenanjung Arab hingga Teluk Persia dan perairan Mediterania.
Setiap serangan Israel membawa implikasi politik, kemanusiaan, dan strategis yang berbeda — dan sering kali memicu tanggapan yang membuat situasi semakin tidak stabil.
Baca juga: Mesir Ancam Israel Jika Beraksi di Wilayahnya setelah Serangan Qatar
Hal ini juga menimbulkan pertanyaan soal aturan keterlibatan diplomatik serta risiko meruntuhkan mekanisme negosiasi yang selama ini membantu menahan eskalasi.
Banyak pengamat menilai serangan tersebut sebagai titik balik yang memperluas cakupan konflik melampaui zona tradisional.
6. Tunisia (Insiden di Perairan / Pelabuhan)
Pada September 2025 muncul laporan tentang serangkaian insiden yang melibatkan kapal-kapal bantuan untuk Gaza di perairan dan pelabuhan Tunisia, termasuk klaim bahwa satu kapal dalam konvoi bantuan (Global Sumud Flotilla) terkena serangan drone saat berlabuh di Sidi Bou Said.
Badan penyelenggara dan beberapa saksi menuduh adanya serangan yang disengaja untuk menggagalkan misi bantuan.
Meskipun keterkaitan langsung antara aksi itu dan perintah militer Israel tidak selalu dikonfirmasi oleh pihak ketiga, insiden ini tetap dicatat sebagai bagian dari pola yang lebih luas di mana aset-aset yang berhubungan dengan Gaza menjadi sasaran di luar wilayah pertempuran konvensional.
Kasus Tunisia menunjukkan kompleksitas atribusi dalam konflik modern — di mana klaim, penyangkalan, dan bukti video saling bersaing.
Daftar negara di atas menggambarkan bagaimana konflik yang dimulai dari pertikaian lokal dapat meluas menjadi operasi lintas-batas yang membentang dari Semenanjung Arab hingga Teluk Persia dan perairan Mediterania.
Setiap serangan Israel membawa implikasi politik, kemanusiaan, dan strategis yang berbeda — dan sering kali memicu tanggapan yang membuat situasi semakin tidak stabil.
Baca juga: Mesir Ancam Israel Jika Beraksi di Wilayahnya setelah Serangan Qatar
(sya)
Lihat Juga :