6 Negara yang Diserang Israel pada Tahun 2025

Jum'at, 12 September 2025 - 19:05 WIB
loading...
6 Negara yang Diserang...
Serangan Israel di Doha, Qatar, menghancurkan gedung kediaman anggota Hamas. Foto/aljazeera
A A A
DOHA - Israel pada 2025 memperluas operasi militernya jauh melampaui wilayah Gaza. Tindakan itu mengubah dinamika keamanan regional dan memicu kecaman diplomatik dari banyak negara.

Setelah konflik besar yang bermula sejak akhir 2023, 2025 menjadi tahun di mana Israel menyerang target di beberapa negara tetangga maupun lebih jauh lagi.

Konsekuensinya tidak hanya berdampak langsung pada korban dan kerusakan fisik; serangan-serangan ini meruncingkan ketegangan diplomatik, mendorong protes publik internasional, dan memaksa negara-negara kawasan menilai ulang posisi keamanan serta hubungan mereka dengan Barat dan aktor regional lain.

Berikut ini negara-negara yang diserang Israel pada 2025:

1. Lebanon


Perbatasan utara Israel dengan Lebanon kembali menjadi medan bentrokan berkepanjangan sepanjang 2025, terutama karena ketegangan dengan kelompok bersenjata Hizbullah.

Serangan udara terarah, serangan artileri, dan serangan kecil lintas-perbatasan terjadi berulang kali, ketika Israel menargetkan sasaran yang diklaim terkait dengan jaringan Hizbullah atau fasilitas logistik yang mendukung operasi melawan Israel.

Sisi Lebanon melaporkan korban sipil dan infrastruktur yang rusak, sementara operasi-operasi itu juga memicu pertentangan politik di Lebanon sendiri dan memengaruhi kehadiran pasukan internasional di perbatasan.

Pola serangan ini dapat memicu perang terbuka antara Israel dan Lebanon, karena kedua pihak kadang merespons dengan serangan balasan yang meningkatkan risiko keterlibatan pihak ketiga di kawasan.

2. Suriah


Israel secara berkala melancarkan serangan di dalam wilayah Suriah sepanjang 2025, menargetkan pangkalan dan konvoi yang dianggap berhubungan dengan Iran atau milisi yang didukung Iran, serta fasilitas militer rezim yang dinilai memungkinkan pengiriman senjata ke aktor non-negara.

Serangan di area-area seperti Damaskus, Homs, Latakia dan Palmyra dilaporkan menyebabkan kerusakan pada instalasi militer dan, dalam beberapa kasus, korban sipil.

Serangan-serangan ini sering dilakukan dengan serangan udara presisi dan dilaporkan oleh media regional dan internasional sebagai bagian dari kampanye Israel untuk membatasi pengaruh militer Iran di teater Suriah.

3. Iran


Tahun 2025 mencatat periode konfrontasi yang paling intens antara Israel dan Iran sejak lama, termasuk serangkaian serangan udara besar pada instalasi militer, situs yang terkait program nuklir, dan fasilitas pendukung Iran pada pertengahan tahun.

Konflik “Iran–Israel” yang memuncak di bulan Juni (serangkaian operasi udara dan serangan balasan) menandai eskalasi jarak jauh yang jarang terjadi: Israel menuduh menargetkan kemampuan nuklir dan militer Iran, sementara Iran membalas dengan peluncuran rudal dan drone.

Bentrokan ini membuat kawasan lebih rentan, memicu risiko gangguan pada jalur energi dan lalu lintas maritim, dan meningkatkan kecemasan global atas kemungkinan konflik yang lebih luas antara kekuatan regional.

Bukti dan analisis menunjukkan serangan-serangan tersebut merupakan operasi terkoordinasi yang memukul berbagai fasilitas di beberapa provinsi Iran.

4. Yaman


Respons militer Israel terhadap serangan kelompok Houthi (yang mendapat dukungan dari Iran) pada jalur laut dan peluncuran rudal/drone ke arah Israel menyebabkan serangkaian serangan udara Israel ke wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman sepanjang 2025.

Serangan diarahkan pada infrastruktur strategis, instalasi militer dan fasilitas yang dituduh digunakan oleh kelompok bersenjata, termasuk sasaran di sekitar ibu kota Sanaa dan pelabuhan-pelabuhan strategis.

Serangan Israel ini memicu gelombang protes di dunia Arab dan meningkatkan dampak kemanusiaan di Yaman, yang sudah menderita perang berkepanjangan.

Selain itu, ancaman terhadap kelancaran perdagangan maritim di Laut Merah dan Teluk Aden meningkat ketika kapal-kapal terkait Israel dilaporkan menjadi target atau berada dalam risiko.

Laporan internasional mencatat jumlah korban sipil dan kerusakan yang meningkat sebagai konsekuensi langsung dari operasi tersebut.

5. Qatar


Salah satu perkembangan paling mengejutkan pada 2025 adalah serangan udara Israel di Doha, ibu kota Qatar, yang menargetkan orang-orang yang diklaim sebagai pemimpin atau anggota Hamas yang sedang bernegosiasi di sana.

Langkah ini menimbulkan gelombang kecaman internasional karena Qatar selama ini berperan sebagai mediator penting dalam pembicaraan gencatan senjata dan menjadi tuan rumah delegasi serta perunding.

Serangan di tanah negara yang dianggap sekutu diplomatik dan mediator memperkeruh hubungan regional dan memicu reaksi keras dari sejumlah negara Teluk, Eropa, dan Amerika.

Hal ini juga menimbulkan pertanyaan soal aturan keterlibatan diplomatik serta risiko meruntuhkan mekanisme negosiasi yang selama ini membantu menahan eskalasi.

Banyak pengamat menilai serangan tersebut sebagai titik balik yang memperluas cakupan konflik melampaui zona tradisional.

6. Tunisia (Insiden di Perairan / Pelabuhan)


Pada September 2025 muncul laporan tentang serangkaian insiden yang melibatkan kapal-kapal bantuan untuk Gaza di perairan dan pelabuhan Tunisia, termasuk klaim bahwa satu kapal dalam konvoi bantuan (Global Sumud Flotilla) terkena serangan drone saat berlabuh di Sidi Bou Said.

Badan penyelenggara dan beberapa saksi menuduh adanya serangan yang disengaja untuk menggagalkan misi bantuan.

Meskipun keterkaitan langsung antara aksi itu dan perintah militer Israel tidak selalu dikonfirmasi oleh pihak ketiga, insiden ini tetap dicatat sebagai bagian dari pola yang lebih luas di mana aset-aset yang berhubungan dengan Gaza menjadi sasaran di luar wilayah pertempuran konvensional.

Kasus Tunisia menunjukkan kompleksitas atribusi dalam konflik modern — di mana klaim, penyangkalan, dan bukti video saling bersaing.

Daftar negara di atas menggambarkan bagaimana konflik yang dimulai dari pertikaian lokal dapat meluas menjadi operasi lintas-batas yang membentang dari Semenanjung Arab hingga Teluk Persia dan perairan Mediterania.

Setiap serangan Israel membawa implikasi politik, kemanusiaan, dan strategis yang berbeda — dan sering kali memicu tanggapan yang membuat situasi semakin tidak stabil.

Baca juga: Mesir Ancam Israel Jika Beraksi di Wilayahnya setelah Serangan Qatar
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Republikorp-Barzan Holdings...
Republikorp-Barzan Holdings Kerja Sama Pertahanan mulai Senjata hingga Kapal Selam Mini
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Prajurit Angkatan Laut...
Prajurit Angkatan Laut AS Tewas Ditembak Temannya di Kapal Induk USS John F Kennedy
Rekomendasi
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved