Hamas Kritik Kegagalan Liga Arab Kecam Kesepakatan UEA-Israel
Sabtu, 12 September 2020 - 00:03 WIB
loading...
Rapat luar biasa para menlu Liga Arab di Kairo, Mesir, pada 1 Februari 2020. Foto/REUTERS
A
A
A
GAZA CITY - Hamas mengkritik kegagalan Liga Arab mendukung draf resolusi Palestina yang mengecam kesepakatan normalisasi antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel .
Menurut Hamas, kegagalan Liga Arab menegaskan ditinggalkannya peran dan kewajiban terhadap Palestina dengan membenarkan kesepakatan dengan musuh, sementara pendudukan masih berlangsung dengan tekanannya.
Hamas menyatakan Liga Arab menutupi penguasa UEA meski pelanggaran Israel pada Palestina termasuk Yahudisasi Yerusalem, perpecahan Tepi Barat dengan pemukiman Yahudi ilegal, blokade diterapkan di Jalur Gaza, dan lainnya.
“Penolakan Liga Arab pada resolusi Palestina hanya dapat dijelaskan dengan menegaskan kembali pendudukan dengan menutupi untuk para penguasa Emirat dan jelas meninggalkan posisi Liga Arab di konferensi tingkat tinggi Beirut, yang muncul untuk menjamin hak Palestina sebelum normalisasi,” papar pernyataan Hamas.
Hamas meminta rakyat Arab untuk menekan pemerintah mereka agar mundur dari posisinya karena kesepakatan UEA dan Israel merusak hak rakyat Arab dan Palestina di kawasan.
Menurut Hamas, kegagalan Liga Arab menegaskan ditinggalkannya peran dan kewajiban terhadap Palestina dengan membenarkan kesepakatan dengan musuh, sementara pendudukan masih berlangsung dengan tekanannya.
Hamas menyatakan Liga Arab menutupi penguasa UEA meski pelanggaran Israel pada Palestina termasuk Yahudisasi Yerusalem, perpecahan Tepi Barat dengan pemukiman Yahudi ilegal, blokade diterapkan di Jalur Gaza, dan lainnya.
“Penolakan Liga Arab pada resolusi Palestina hanya dapat dijelaskan dengan menegaskan kembali pendudukan dengan menutupi untuk para penguasa Emirat dan jelas meninggalkan posisi Liga Arab di konferensi tingkat tinggi Beirut, yang muncul untuk menjamin hak Palestina sebelum normalisasi,” papar pernyataan Hamas.
Hamas meminta rakyat Arab untuk menekan pemerintah mereka agar mundur dari posisinya karena kesepakatan UEA dan Israel merusak hak rakyat Arab dan Palestina di kawasan.
Lihat Juga :