Ini Senjata Terobosan AS Jika Perang dengan China di Laut China Selatan

Jum'at, 11 September 2020 - 09:14 WIB
loading...
Ini Senjata Terobosan...
Kawasan Laut China Selatan yang jadi sengketa China dan negara-negara Asia Tenggara. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengumumkan senjata "terobosan besar" yang akan dikerahkan jika terjadi perang melawan China di Pasifik, termasuk di Laut China Selatan . Senjata itu adalah sistem tempur tanpa awak yang beroperasi di udara, permukaan laut dan bawah laut.

Berbagai sistem tempur tanpa awak itu rencananya akan dikerahkan mulai tahun 2021 untuk beroperasi dalam situasi pertempuran. (Baca: Trump: AS Punya Senjata Nuklir yang Belum Pernah Dilihat Rusia dan China )

"Kami sedang syuting untuk awal 2021 agar dapat menjalankan masalah pertempuran armada yang berpusat pada (kendaraan) tak berawak," kata Laksamana Muda Robert Gaucher, direktur markas besar maritim Armada Pasifik AS dalam pameran pertahanan tahunan Association for Unmanned Vehicle Systems International, yang dilansir Eurasian Times, Jumat (11/9/2020).

"Itu akan....berada di laut, di atas laut, dan di bawah laut saat kita bisa mendemonstrasikan bagaimana kita bisa menyelaraskan diri dengan (Komando Indo-Pasifik AS) mengarahkan untuk menggunakan eksperimen untuk mendorong kematian," katanya. (Baca: Pompeo kepada ASEAN: Jangan Biarkan Partai Komunis China Menginjak-injak Kita )

Gaucher menambahkan bahwa Angkatan Laut AS secara teratur menjalankan masalah pertempuran armada—yang menguji pengerahan pasukan untuk peperangan kelas atas—di Pasifik dan Atlantik yang biasanya dilakukan oleh kelompok tempur kapal induk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved