Teror Kepala Babi Gegerkan 6 Masjid di Penjuru Paris
Selasa, 09 September 2025 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Mei, satu keluarga Muslim di Lorient menemukan kepala babi di depan pintu mereka dan sosis dimasukkan ke dalam kotak surat mereka.
Saat itu, Damien Girard, anggota parlemen Partai Hijau untuk Lorient, menuduh menteri dalam negeri telah "membuka kotak Pandora dan menciptakan semua kekerasan ini dengan menjadikan Islam kambing hitam untuk tujuan politik."
"Ketika Bruno Retailleau menjadikan perjuangannya melawan jilbab sebagai inti dari komitmen politiknya, ketika ia ingin menghapusnya dari dunia olahraga dan universitas, dan ketika ia meneriakkan 'Turunkan jilbab!', ia sedang menciptakan iklim kebencian terhadap komunitas Muslim, menyeret seluruh sayap kanan bersamanya ke dalam penyepelean kekerasan Islamofobia yang berbahaya," ungkap dia.
Kepala babi juga ditinggalkan di luar rumah seorang pria Muslim di Biol, Isere, pada 7 Oktober tahun lalu, dan di luar satu masjid di Pont-Saint-Esprit, di departemen Gard, dua bulan kemudian.
Pada bulan April, di satu masjid kecil di Trescol, Prancis selatan, seorang pria Mali berusia 23 tahun ditikam hingga tewas saat sedang salat.
Dalam video yang diunggah di Snapchat, si pembunuh dengan bangga mengaku bertanggung jawab atas kejahatannya, dengan mengatakan, "Allahmu yang sial, Allahmu yang sial."
Baca juga: PM Nepal Mundur Usai Demonstrasi Berdarah Tewaskan 19 Orang
Saat itu, Damien Girard, anggota parlemen Partai Hijau untuk Lorient, menuduh menteri dalam negeri telah "membuka kotak Pandora dan menciptakan semua kekerasan ini dengan menjadikan Islam kambing hitam untuk tujuan politik."
"Ketika Bruno Retailleau menjadikan perjuangannya melawan jilbab sebagai inti dari komitmen politiknya, ketika ia ingin menghapusnya dari dunia olahraga dan universitas, dan ketika ia meneriakkan 'Turunkan jilbab!', ia sedang menciptakan iklim kebencian terhadap komunitas Muslim, menyeret seluruh sayap kanan bersamanya ke dalam penyepelean kekerasan Islamofobia yang berbahaya," ungkap dia.
Kepala babi juga ditinggalkan di luar rumah seorang pria Muslim di Biol, Isere, pada 7 Oktober tahun lalu, dan di luar satu masjid di Pont-Saint-Esprit, di departemen Gard, dua bulan kemudian.
Pada bulan April, di satu masjid kecil di Trescol, Prancis selatan, seorang pria Mali berusia 23 tahun ditikam hingga tewas saat sedang salat.
Dalam video yang diunggah di Snapchat, si pembunuh dengan bangga mengaku bertanggung jawab atas kejahatannya, dengan mengatakan, "Allahmu yang sial, Allahmu yang sial."
Baca juga: PM Nepal Mundur Usai Demonstrasi Berdarah Tewaskan 19 Orang
(sya)
Lihat Juga :