Drone Rusia Kerap Terbang ke Wilayah Jerman, tapi Berlin hanya Diam, Mengapa?

Sabtu, 06 September 2025 - 21:50 WIB
loading...
Drone Rusia Kerap Terbang...
Drone Rusia kerapng terbang ke wilayah Jerman. Foto/X/@DVKirichenko
A A A
MOSKOW - Rusia menggunakan drone pengintai di atas Jerman timur untuk memantau pengiriman senjata Barat ke Ukraina. Otoritas Jerman sedang berjuang untuk melawan aktivitas spionase ini.

Drone pengintai Rusia sedang melakukan penerbangan pengintaian di atas Jerman timur untuk melacak pengiriman senjata ke Ukraina, dengan lebih dari 530 penampakan drone tercatat dalam tiga bulan pertama tahun ini saja, menurut badan intelijen Barat.

Mereka melacak rute transportasi militer Eropa yang terus berubah untuk mengidentifikasi senjata mana yang akan segera mencapai Ukraina, ke mana peralatan perang baru akan dikirimkan, dan kapan amunisi baru akan tiba di garis depan.

"Aktor Rusia secara teratur mengirimkan pesawat pengintai mereka," lapor tiga badan intelijen Barat kepada majalah Jerman WirtschaftsWoche.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman mengonfirmasi kepada Euronews bahwa Bundeswehr hanya bertanggung jawab atas lokasinya sendiri.

Jika tidak, Kementerian Dalam Negeri Jerman (BMI) dan operator sipil dari masing-masing infrastruktur — misalnya, rel kereta api atau terminal LNG — bertanggung jawab atas keamanan.

Dalam hal pertahanan di lokasinya sendiri, prinsip proporsionalitas sangat menentukan bagi pasukan: risiko atau kerusakan pada orang yang berada di sekitar harus dihindari dengan segala cara, terutama jika ada ketidakpastian apakah sebuah drone mungkin diisi dengan bahan peledak.

BacaJuga: 10 Negara Bebas Konflik di Dunia, Ada 2 Tetangga Indonesia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Berita Terkini
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Infografis
Dalam Semalam, 100 Drone...
Dalam Semalam, 100 Drone Ukraina Berhasil Jatuh di Wilayah Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved