Drone Rusia Kerap Terbang ke Wilayah Jerman, tapi Berlin hanya Diam, Mengapa?
Sabtu, 06 September 2025 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
Sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada awal 2022, Moskow telah dicurigai melakukan perang hibrida di wilayah Barat. Dari Januari hingga April tahun ini saja, lebih dari setengah ribu penampakan tercatat di atas Jerman.
Menurut laporan tersebut, drone muncul sangat sering di atas pangkalan Bundeswehr seperti pangkalan angkatan laut Wilhelmshaven, serta di atas terminal LNG dan jalur kereta api. Hal ini dilaporkan oleh surat kabar Bild, mengutip laporan internal dari Kantor Polisi Kriminal Federal (BKA).
Hanya antara tanggal 9 dan 29 Januari, total enam drone terlihat di atas pangkalan udara Schwesing dekat Husum di Schleswig-Holstein. Drone-drone tersebut berperilaku mencolok, melayang hampir tak bergerak di atas lokasi tersebut selama beberapa menit. Meskipun telah menggunakan pengacau, drone-drone tersebut tidak dapat dihalau.
Karena pelatihan tentara Ukraina dengan sistem pertahanan udara Patriot di lokasi ini, insiden ini diduga merupakan spionase yang ditargetkan.
Penyelidikan telah diserahkan kepada Kantor Kepolisian Kriminal Negara Bagian Schleswig-Holstein. Kepada Euronews, mereka mengakui bahwa mereka juga berasumsi bahwa infrastruktur penting Jerman, khususnya, dapat menjadi target potensial spionase dan sabotase.
"Kepolisian negara bagian Schleswig-Holstein siap menghadapi berbagai skenario dan juga berdialog erat dengan otoritas keamanan federal dan negara bagian lainnya. Antara lain, unit khusus baru untuk spionase dan sabotase telah dibentuk di Departemen Keamanan Negara Bagian dari Kantor Investigasi Kriminal Negara Bagian," demikian pernyataan tersebut.
Namun, karena "area investigasi yang sangat sensitif", tidak ada informasi lebih lanjut yang akan diberikan "baik sekarang maupun di masa mendatang".
Mantan pemerintahan koalisi di bawah Kanselir Olaf Scholz berencana untuk mengubah undang-undang keamanan penerbangan agar Angkatan Bersenjata Jerman dapat menembak jatuh drone berbahaya yang terbang ilegal.
Menurut laporan tersebut, drone muncul sangat sering di atas pangkalan Bundeswehr seperti pangkalan angkatan laut Wilhelmshaven, serta di atas terminal LNG dan jalur kereta api. Hal ini dilaporkan oleh surat kabar Bild, mengutip laporan internal dari Kantor Polisi Kriminal Federal (BKA).
Hanya antara tanggal 9 dan 29 Januari, total enam drone terlihat di atas pangkalan udara Schwesing dekat Husum di Schleswig-Holstein. Drone-drone tersebut berperilaku mencolok, melayang hampir tak bergerak di atas lokasi tersebut selama beberapa menit. Meskipun telah menggunakan pengacau, drone-drone tersebut tidak dapat dihalau.
Karena pelatihan tentara Ukraina dengan sistem pertahanan udara Patriot di lokasi ini, insiden ini diduga merupakan spionase yang ditargetkan.
Penyelidikan telah diserahkan kepada Kantor Kepolisian Kriminal Negara Bagian Schleswig-Holstein. Kepada Euronews, mereka mengakui bahwa mereka juga berasumsi bahwa infrastruktur penting Jerman, khususnya, dapat menjadi target potensial spionase dan sabotase.
"Kepolisian negara bagian Schleswig-Holstein siap menghadapi berbagai skenario dan juga berdialog erat dengan otoritas keamanan federal dan negara bagian lainnya. Antara lain, unit khusus baru untuk spionase dan sabotase telah dibentuk di Departemen Keamanan Negara Bagian dari Kantor Investigasi Kriminal Negara Bagian," demikian pernyataan tersebut.
Namun, karena "area investigasi yang sangat sensitif", tidak ada informasi lebih lanjut yang akan diberikan "baik sekarang maupun di masa mendatang".
Mantan pemerintahan koalisi di bawah Kanselir Olaf Scholz berencana untuk mengubah undang-undang keamanan penerbangan agar Angkatan Bersenjata Jerman dapat menembak jatuh drone berbahaya yang terbang ilegal.
Lihat Juga :