5 Cara India Melawan AS, Salah Satunya Mendekati China dan Rusia

Minggu, 17 Agustus 2025 - 19:55 WIB
loading...
A A A
“Jika hubungan tersebut tidak dikonsolidasikan, hubungan tersebut tidak akan berkembang selama 15 tahun terakhir,” tegas Gupta. “Karena hubungan tersebut merupakan hubungan warisan yang telah dipupuk dengan baik selama 75 atau 50 tahun sebelumnya, itulah sebabnya India dapat mempertahankan hubungan tersebut.”

Praveen Donthi, analis senior India di International Crisis Group, menyoroti strategi Trump dalam memanfaatkan hubungan historis India: “Ia menggunakan hubungan New Delhi dengan Moskow untuk membenarkan tindakannya terhadap negara sahabat ... Ini mungkin merupakan langkah taktis untuk menekan India agar menerima persyaratan tarifnya.”

India, ekonomi terbesar kelima di dunia, ikut mendirikan BRICS, sebuah blok ekonomi berkembang bersama Rusia dan Tiongkok, sebuah kelompok yang dikritik Trump sebagai anti-Amerika.

Kerumitan lebih lanjut muncul ketika Trump berulang kali mengklaim berjasa memediasi gencatan senjata antara India dan Pakistan setelah permusuhan lintas batas yang parah awal tahun ini. New Delhi, tanpa menyebut nama Trump, telah membantah klaimnya.

“New Delhi berharap kekuatan Eropa akan mengambil sikap yang menguntungkannya,” kenang Donthi. “Sebaliknya, mereka justru menghadapi pertanyaan mengenai sikapnya terhadap perang Ukraina.”

Meskipun ada ketegangan, para ahli berpendapat bahwa struktur yang mendasarinya tetap stabil.

“Ada beberapa tingkat turbulensi” dalam hubungan AS-India, kata Gupta. “Tetapi itu terjadi di tingkat para pemimpin. Hubungan ini sebenarnya berakar cukup kuat di bawah tingkat para pemimpin, bahkan pejabat senior yang sangat tinggi.”

Harsh V Pant, seorang profesor di King’s College London, sepakat bahwa Trump menggabungkan berbagai isu yang masih diperdebatkan, dengan harapan dapat memanfaatkan negosiasi: “Dengan menggabungkan banyak isu, seperti Iran dan Rusia, perdagangan, tentu saja, dan hubungan dengan Pakistan untuk menekan India, dengan harapan bahwa daya ungkit ini akan berguna baginya untuk menyelesaikan kesepakatan dengan India.”

3. Hubungan Geopolitik yang Memburuk

Pant yakin turbulensi jangka pendek tidak dapat dihindari hingga kesepakatan perdagangan terwujud, tetapi mencatat: “Saya rasa arah strategis hubungan India-AS tidak akan terpengaruh karena didasarkan pada realitas struktural yang mendasarinya di Indo-Pasifik. Realitas tersebut tidak didasarkan pada kecenderungan masing-masing presiden atau kepemimpinan India.”

Bahkan di tengah turbulensi, beberapa kunjungan menteri luar negeri India ke AS, termasuk upacara pelantikan Trump dan pertemuan Quad, menandakan keterlibatan diplomatik yang berkelanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved