5 Cara India Melawan AS, Salah Satunya Mendekati China dan Rusia

Minggu, 17 Agustus 2025 - 19:55 WIB
loading...
5 Cara India Melawan...
India melawan AS dengan mendekati China dan Rusia. Foto/X/@beatsinbrief
A A A
NEW DELHI - Tarif sepihak Presiden Donald Trump telah memicu gejolak yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hubungan AS-India. Padahal, secara tradisional dipandang sebagai penyeimbang strategis terhadap China.

Trump menandatangani perintah eksekutif untuk tarif tambahan 25% terhadap India sebagai sanksi atas impor minyak Rusia. Tarif ini merupakan tambahan dari tarif 25% yang telah dikenakan kepada India, menempatkannya di antara negara-negara yang menghadapi bea masuk tertinggi di dunia.

Berbeda dengan masa jabatan sebelumnya, masa jabatan kedua Trump telah mengungkap friksi-friksi mendasar yang sebelumnya dibayangi oleh investasi signifikan India dalam memperkuat hubungan dengan Washington, terutama di tengah meluasnya pengaruh Tiongkok di kawasan Asia-Pasifik.

Gangguan ini bermula ketika Trump menuduh India melakukan praktik perdagangan yang "tidak adil", menyoroti tarif yang tinggi, dan mendesak New Delhi untuk membuka pasar pertanian dan susunya. India menolak tuntutan-tuntutan ini karena berkaitan dengan bidang-bidang sensitif yang krusial bagi partai-partai politik di negara yang mayoritas penduduknya adalah petani.

5 Cara India Melawan AS, Salah Satunya Mendekati China dan Rusia

1. Revitalisasi Ekonomi AS Sulit Tercapai

Sementara Trump mendorong sekutu dan pesaingnya untuk mencapai perjanjian perdagangan baru, negosiasi dengan India, yang termasuk di antara negara-negara pertama yang memulai diskusi, tetap tidak meyakinkan. Kebuntuan ini telah membuat Trump frustrasi, yang kampanye "America First"-nya berfokus pada revitalisasi ekonomi AS.

"Trump memiliki gagasan yang sangat spesifik tentang prioritasnya, dan prioritas utamanya adalah isu perdagangan," ujar Sourabh Gupta, spesialis kebijakan strategis Asia-Pasifik di Institute for China-America Studies, kepada Anadolu.

Presiden AS "tidak terlalu fokus pada hubungan strategis yang lebih luas, baik dengan India maupun sekutu lainnya. Fokus utamanya di tahun pertama masa jabatan keduanya adalah perdagangan, dan lebih spesifik lagi pada pengurangan defisit perdagangan dan relokasi industri ke AS," jelas Gupta.

Perdagangan bilateral antara AS dan India melampaui USD190 miliar tahun lalu, namun Washington mengalami defisit perdagangan sekitar USD45 miliar dengan New Delhi. Pemberlakuan tarif impor India oleh Trump, sanksi atas pembelian minyak dan peralatan pertahanan Rusia, serta tuduhan dari pejabat AS yang secara tidak langsung mendanai perang Ukraina semakin memperburuk hubungan tersebut.

New Delhi telah membalas dengan mengingatkan Washington tentang dorongan AS sebelumnya untuk melanjutkan impor minyak Rusia di tengah rantai pasokan yang terganggu akibat sanksi terhadap Moskow.

Baca Juga: Pertemuan Trilateral Trump, Putin dan Zelensky Digelar 22 Agustus

2. Hubungan Mesra India dengan Rusia dan Iran

Hubungan jangka panjang India dengan Iran dan Rusia telah terjalin selama beberapa dekade, bahkan selama era non-blok New Delhi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Perayaan Juara Spanyol...
Perayaan Juara Spanyol Makan Korban, Remaja 13 Tahun Tewas gegara Air Mancur Roboh
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved