25 Negara Paling Dermawan, Indonesia Peringkat Berapa?
Sabtu, 02 Agustus 2025 - 11:42 WIB
loading...
A
A
A
Hamid Abidin, peneliti filantropi di PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center), melihat turunnya peringkat Indonesia di WGR 2025 sebagai hal yang wajar karena penelitian ini menggunakan metodologi yang berbeda, yang lebih terperinci dan inklusif dengan memasukkan aspek nilai donasi terhadap pendapatan serta keragaman jalur pemberian.
"Pendekatan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kedermawanan global dibanding WGI yang mengandalkan frekuensi aktivitas memberi. Perubahan ini juga berpengaruh terhadap rangking negara-negara yang sebelumnya menduduki posisi atas di WGI. Meski tetap menunjukkan kedermawanan tinggi secara global, Indonesia tidak lagi menduduki posisi pertama dan tergeser oleh negara-negara dengan proporsi pendapatan donasi yang lebih besar, seperti Nigeria, Mesir dan China, yang menempati 3 urutan teratas," kata Hamid Abidin, dalam keterangan tertulis yang diterima SindoNews.
Hamid menekankan pentingnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amal atau filantropi sebagai faktor kunci dalam membangun budaya kedermawanan yang kuat. Tingkat kepercayaan terhadap lembaga amal dan organisasi sosial sangat berkorelasi dengan budaya menyumbang masyarakat. Tingkat partisipasi dan nilai donasi masyarakat jauh lebih tinggi jika mereka menilai lembaga filantropi di negaranya dapat dipercaya dan memiliki peran penting dalam kehidupan sosial.
Tren ini juga tergambar dalam WGR 2025 yang menunjukkan bahwa negara-negara dengan kepercayaan tinggi pada organisasi amal/filantropi (Afrika dan asia) menunjukkan tingkat partisipasi dan donasi yang lebih tinggi. Secara global, skor rata-rata untuk penilaian pentingnya peran lembaga amal dalam masyarakat adalah 10,98 dari 15, sedangkan skor kepercayaan terhadap Lembaga amal adalah 9,22 dari 15.
“Tingkat kepercayaan ini berperan ganda, tidak hanya mendorong masyarakat untuk berkontribusi secara finansial, tetapi juga mendukung keterlibatan sukarela dan advokasi yang menyokong keberlanjutan sektor filantropi dan nirlaba,”katanya.
2. Mesir (2,45%)
3. Ghana (2,19%)
3. Tiongkok (2,19%)
5. Kenya (2,13%)
6. Uganda (2,04%)
7. Uni Emirat Arab (1,92%)
7. Qatar (1,92%)
7. India (1,92%)
10. Malawi (1,80%)
11. Turki (1,77%)
12 Vietnam (1,72%)
13. Bangladesh (1,70%)
14. Tanzania (1,69%)
15. Sierra Leone (1,67%)
15. Pantai Gading (1,67%)
17. Sri Lanka (1,64%)
17. Pakistan (1,64%)
19. Zambia (1,62%)
20. Rwanda (1,56%)
23. Botswana (1,48%)
24. Filipina (1,46%)
25. Aljazair (1,43%)
"Pendekatan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kedermawanan global dibanding WGI yang mengandalkan frekuensi aktivitas memberi. Perubahan ini juga berpengaruh terhadap rangking negara-negara yang sebelumnya menduduki posisi atas di WGI. Meski tetap menunjukkan kedermawanan tinggi secara global, Indonesia tidak lagi menduduki posisi pertama dan tergeser oleh negara-negara dengan proporsi pendapatan donasi yang lebih besar, seperti Nigeria, Mesir dan China, yang menempati 3 urutan teratas," kata Hamid Abidin, dalam keterangan tertulis yang diterima SindoNews.
Hamid menekankan pentingnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amal atau filantropi sebagai faktor kunci dalam membangun budaya kedermawanan yang kuat. Tingkat kepercayaan terhadap lembaga amal dan organisasi sosial sangat berkorelasi dengan budaya menyumbang masyarakat. Tingkat partisipasi dan nilai donasi masyarakat jauh lebih tinggi jika mereka menilai lembaga filantropi di negaranya dapat dipercaya dan memiliki peran penting dalam kehidupan sosial.
Tren ini juga tergambar dalam WGR 2025 yang menunjukkan bahwa negara-negara dengan kepercayaan tinggi pada organisasi amal/filantropi (Afrika dan asia) menunjukkan tingkat partisipasi dan donasi yang lebih tinggi. Secara global, skor rata-rata untuk penilaian pentingnya peran lembaga amal dalam masyarakat adalah 10,98 dari 15, sedangkan skor kepercayaan terhadap Lembaga amal adalah 9,22 dari 15.
“Tingkat kepercayaan ini berperan ganda, tidak hanya mendorong masyarakat untuk berkontribusi secara finansial, tetapi juga mendukung keterlibatan sukarela dan advokasi yang menyokong keberlanjutan sektor filantropi dan nirlaba,”katanya.
25 Negara Paling Dermawan, Indonesia Peringkat Berapa?
1. Nigeria (2,83% dari Pendapatan)2. Mesir (2,45%)
3. Ghana (2,19%)
3. Tiongkok (2,19%)
5. Kenya (2,13%)
6. Uganda (2,04%)
7. Uni Emirat Arab (1,92%)
7. Qatar (1,92%)
7. India (1,92%)
10. Malawi (1,80%)
11. Turki (1,77%)
12 Vietnam (1,72%)
13. Bangladesh (1,70%)
14. Tanzania (1,69%)
15. Sierra Leone (1,67%)
15. Pantai Gading (1,67%)
17. Sri Lanka (1,64%)
17. Pakistan (1,64%)
19. Zambia (1,62%)
20. Rwanda (1,56%)
21. Indonesia (1,55%)
22. Etiopia (1,51%)23. Botswana (1,48%)
24. Filipina (1,46%)
25. Aljazair (1,43%)
(ahm)
Lihat Juga :