8 Fakta Penyebab Gempa Bumi di Rusia

Rabu, 30 Juli 2025 - 11:26 WIB
loading...
A A A
Bahkan pada Juli 2025, gempa berkekuatan sekitar M8,7 memicu tsunami dengan gelombang hingga 3–4 meter dan menyebabkan evakuasi massal di Jepang, Hawaii, dan kawasan pesisir Pasifik lainnya.

Inilah mengapa Kamchatka dianggap sebagai salah satu wilayah paling berisiko dalam hal gempa dan tsunami.

3. Aktivitas Sesar dan Gempa Intraplate


Selain gempa yang bersumber dari zona subduksi, Kamchatka juga mengalami gempa intraplate akibat aktivitas sesar yang terjadi di dalam lempeng.

Bagian utara semenanjung berada di antara blok-blok mikrolempeng seperti lempeng Bering dan Kolyma–Chukotka, yang terus bergeser dan membentuk sesar aktif.

Sesar ini menghasilkan gempa dengan mekanisme berbeda, seperti pergeseran lateral atau strike-slip, dan dapat terjadi di daratan.

Salah satu contohnya adalah gempa tahun 2006 dengan magnitudo 7,6 yang terjadi di kedalaman menengah dan menyebabkan kerusakan struktural serta kerugian ekonomi.

Aktivitas sesar ini menunjukkan ancaman gempa di Kamchatka tidak hanya berasal dari laut, tetapi juga dari daratan.

4. Struktur Geodinamik dan Proses Slab Loss


Penelitian geologi modern menunjukkan lempeng Pasifik yang menyusup ke bawah Kamchatka mengalami slab loss atau robekan pada bagian dalamnya.

Robekan ini memungkinkan naiknya material mantel yang panas dan kaya akan fluida, yang kemudian menyebabkan vulkanisme intens dan meningkatkan tekanan di bawah permukaan.

Fluida ini bisa mempercepat pelemahan batuan dan memperbesar kemungkinan pelepasan energi dalam bentuk gempa.

Proses ini juga menjelaskan mengapa beberapa gempa bumi terjadi berdekatan dengan letusan gunung api, karena tekanan dari bawah tidak hanya memicu letusan, tetapi juga mengganggu kestabilan lempeng di sekitarnya.

5. Keaktifan Gunung Api dan Hubungannya dengan Gempa


Kamchatka adalah salah satu kawasan gunung api paling aktif di dunia, dengan lebih dari 30 gunung api aktif dan ratusan lainnya yang tidak aktif.

Aktivitas vulkanik ini berkaitan erat dengan subduksi lempeng Pasifik yang menyebabkan naiknya magma dari mantel.

Selain letusan, gunung api juga dapat menghasilkan gempa bumi vulkanik, yang terjadi akibat pergerakan magma dan gas di bawah permukaan.

Meskipun skala gempa vulkanik biasanya lebih kecil, tekanan dari sistem magma bisa memperkuat atau mempercepat pelepasan energi pada zona gempa utama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved