Jenderal Top Kamboja Dilaporkan Tewas dalam Perang Melawan Thailand

Selasa, 29 Juli 2025 - 12:03 WIB
loading...
A A A

Malaysia Damaikan Thailand-Kamboja


Pernyataan bersama dari kedua negara—serta Malaysia yang menjadi tuan rumah perundingan damai— mengatakan gencatan senjata merupakan "langkah awal yang vital menuju de-eskalasi dan pemulihan perdamaian dan keamanan".

Seorang juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Senin malam: "Guterres mendesak kedua negara untuk sepenuhnya menghormati perjanjian tersebut dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk mengatasi masalah-masalah yang telah lama ada dan mencapai perdamaian abadi."

Kedua belah pihak sedang mendekati Trump untuk mendapatkan kesepakatan perdagangan guna menghindari ancaman tarif yang sangat tinggi, dan Departemen Luar Negeri AS mengatakan para pejabatnya telah "di lapangan" untuk mengawal perundingan damai.

Pernyataan bersama tersebut menyatakan bahwa China juga "berpartisipasi aktif" dalam perundingan yang diselenggarakan oleh Perdana Menteri Malaysia dan ketua blok ASEAN, Anwar Ibrahim, di ibu kota administratif negaranya, Putrajaya.

Hun Manet berterima kasih kepada Trump atas dukungannya yang tegas, sementara mitranya, Penjabat Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai mengatakan bahwa perundingan tersebut harus "dilaksanakan dengan itikad baik oleh kedua belah pihak".

"Jika mereka mengatakan akan berhenti menembak, mereka harus berhenti sepenuhnya," kata Prapakarn Samruamjit, seorang pengungsi Thailand berusia 43 tahun, di kota Surin.

Kesepakatan Tarif Pasca-gencatan Senjata


Raja Thailand Maha Vajiralongkorn merayakan ulang tahunnya yang ke-73 pada hari Senin, tetapi sebuah pemberitahuan di Lembaran Negara Kerajaan menyatakan bahwa perayaan publik yang dijadwalkan di Istana Agung Bangkok telah dibatalkan di tengah pertikaian tersebut.

Masing-masing pihak pada prinsipnya telah menyetujui gencatan senjata, sementara menuduh pihak lain merusak upaya perdamaian dan saling menuduh tentang penggunaan bom curah (cluster bomb) dan penargetan rumah sakit.

Thailand mengatakan 11 tentara dan 14 warga sipilnya tewas, sementara Kamboja hanya mengonfirmasi delapan warga sipil dan lima personel militernya tewas.

Lebih dari 138.000 orang telah meninggalkan wilayah perbatasan Thailand, sementara sekitar 140.000 orang telah mengungsi dari rumah mereka di Kamboja.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Iran Bantah Luncurkan...
Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi
Rekomendasi
Ariana Grande dan Ethan...
Ariana Grande dan Ethan Slater Dikabarkan Putus Setelah Tiga Tahun Pacaran
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
Sambut Konser Comeback...
Sambut Konser Comeback BTS di Busan, Kampus dan Kuil Disulap Jadi Penginapan Murah
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved