Jenderal Top Kamboja Dilaporkan Tewas dalam Perang Melawan Thailand

Selasa, 29 Juli 2025 - 12:03 WIB
loading...
Jenderal Top Kamboja...
Seorang jenderal utama Angkatan Darat Kerajaan Kamboja dilaporkan tewas dalam perang melawan Thailand menjelang gencatan senjata pada Senin (28/7/2025) malam. Foto/Nation Thailand
A A A
BANGKOK - Seorang jenderal utama Kamboja dilaporkan tewas dalam perang melawan Thailand pada Senin tengah malam menjelang gencatan senjata. Pihak Phnom Penh belum berkomentar atas laporan kematian jenderalnya.

Sumber di Komando Wilayah Angkatan Darat Kedua Thailand mengonfirmasi pada Senin pukul 23.13 bahwa Jenderal Srey Duk, Wakil Kepala Angkatan Darat Kerajaan Kamboja yang juga komandan Divisi Dukungan ke-3, tewas dalam pertempuran di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja.

Mengutip laporan Nation Thailand, Jenderal Srey Duk dikenal luas sebagai orang kepercayaan dekat mantan Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Sen, setelah bertempur bersamanya dalam konflik-konflik sebelumnya.

Baca Juga: Thailand Tuduh Kamboja Langgar Gencatan Senjata, Perang Pecah Lagi?

Jenderal Srey Duk juga menjabat sebagai perwakilan utama Kamboja dalam negosiasi dengan Mayor Jenderal Somphop Paravech, komandan Satuan Tugas Suranaree Thailand, untuk menyelesaikan sengketa intrusi perbatasan di Chong Bok.

Perundingan tersebut, yang menghasilkan penimbunan kembali parit dan penempatan kembali pasukan ke lokasi sebelumnya pada 8 Juni 2025, dipandang sebagai langkah kunci dalam meredakan situasi—hingga perang pecah kembali pada Kamis pekan lalu.

Sementara itu, pada pukul 22.28, Angkatan Udara Kerajaan Thailand mengerahkan dua jet tempur F-16 untuk melaksanakan misi strategis di atas area kuil Ta Kwai.

Operasi tersebut bertujuan untuk memotong rute bala bantuan Kamboja dan menetralisir posisi artileri yang menyediakan tembakan perlindungan. Misi tersebut dilaporkan berhasil, dengan pesawat kembali dengan selamat ke pangkalan.

Kamboja Langgar Gencatan Senjata?


Sementara itu, militer Thailand pada Selasa (29/7/2025) menuduh Kamboja telah melanggar gencatan senjata beberapa jam setelah kedua pihak mencapai kesepakatan. Perang dilaporkan berlanjut meskipun ada kesepakatan yang bertujuan untuk mengakhiri pertempuran berdarah di sepanjang perbatasan kedua negara.

Setelah perundingan damai di Malaysia pada hari Senin, kedua belah pihak sepakat bahwa gencatan senjata tanpa syarat akan dimulai tengah malam untuk mengakhiri pertempuran memperebutkan beberapa kuil kuno di zona sengketa di sepanjang perbatasan mereka yang membentang sepanjang 800 kilometer.

“Pada saat perjanjian tersebut berlaku, pihak Thailand mendeteksi bahwa pasukan Kamboja telah melancarkan serangan bersenjata ke beberapa wilayah di wilayah Thailand,” kata juru bicara militer Thailand, Winthai Suwaree, seperti dikutip dari AFP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Gempa M7,8 Guncang Filipina,...
Gempa M7,8 Guncang Filipina, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved