Perkuat Aliansi Politik di Masa Perang, Thaksin Serukan Kedaulatan Thailand

Senin, 28 Juli 2025 - 15:14 WIB
loading...
Perkuat Aliansi Politik...
Mantan PM Thaksin Shinawatra serukan kedaulatan Thailand. Foto/X/@WhiteVisi0n
A A A
BANGKOK - Partai Pheu Thai menyelenggarakan jamuan makan malam bergengsi pada Selasa malam untuk para Anggota Parlemen dari koalisi yang berkuasa, yang menarik jumlah peserta yang mengesankan, baik dari anggota parlemen maupun tokoh penting partai. Hampir semua tokoh senior hadir, dengan sedikit ketidakhadiran dan sebagian besar disebabkan oleh kedatangan yang terlambat, alih-alih ketidakhadiran.

Sebelumnya pada hari itu, para anggota parlemen Pheu Thai berkumpul di Hotel Eastin Grand Phayathai untuk menghadiri rapat partai, di mana mereka dengan suara bulat mendukung anggota parlemen Roi Et, Chalard Khamchuang, sebagai Wakil Ketua DPR kedua yang baru. Segera setelah pemungutan suara, para anggota parlemen menuju ke acara makan malam tersebut.

Di antara tamu yang paling banyak disorot adalah mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra , yang menghadiri jamuan makan malam tersebut dalam kapasitas resmi sebagai tamu Partai Pheu Thai. Kehadirannya dipandang sebagai unjuk kekuatan dan persatuan di antara mitra koalisi. Namun, simbolisme politik dari pertemuan tersebut telah mendorong beberapa pihak dalam koalisi untuk menyatakan kekhawatiran atas potensi gugatan hukum terkait campur tangan partai, yang dapat memicu kasus pembubaran baru.

Jamuan makan malam tersebut diselenggarakan dengan pengamanan ketat dan dalam format tertutup, dengan peserta terbatas pada para pemimpin koalisi dan anggota parlemen.

Perkuat Aliansi Politik di Masa Perang, Thaksin Serukan Kedaulatan Thailand

1. Melindungi Kedaulatan Thailand

Melansir The Nation, Thaksin menyampaikan pidato utama berjudul "Menyatukan Thailand: Melindungi Kedaulatan dan Memecahkan Masalah bagi Rakyat," yang memaparkan visi untuk persatuan nasional dan pemerintahan yang efektif.

Momen penting terjadi sebelum acara dimulai, ketika Thaksin memeluk putrinya, Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra, dalam sebuah pertunjukan singkat namun simbolis tentang keberlanjutan politik. Thaksin menegaskan kepada para wartawan, "Jika Anda bertemu dengan partai politik, tentu saja Anda berbicara tentang politik."

Makan malam koalisi minggu ini menandai upaya formal pertama untuk menegaskan kembali hubungan antarpartai yang berkuasa setelah keluarnya Partai Bhumjaithai dari koalisi. Meskipun suasana tampak optimis, ketidakstabilan politik yang mendasarinya mendominasi percakapan di antara para pemimpin partai dan anggota parlemen—terutama spekulasi mengenai apakah Perdana Menteri Paetongtarn akan tetap menjabat atau dipaksa mundur sambil menunggu putusan Mahkamah Konstitusi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved