Dari Vietnam ke Iran, 7 Intervensi AS untuk Kudeta Rezim, Mayoritas Penuh Darah

Selasa, 24 Juni 2025 - 12:34 WIB
loading...
A A A
Kudeta tahun 1953 secara luas disebut sebagai katalisator sentimen anti-Amerika di Timur Tengah.

2. Guatemala (1954)

Pada tahun 1954, AS mengatur pencopotan presiden yang dipilih secara demokratis Jacobo Arbenz, yang dianggap sebagai ancaman komunis karena reformasi tanahnya yang mengancam bisnis AS kepentingan.

CIA menggunakan perang psikologis, propaganda, dan pasukan bayaran kecil yang dipimpin oleh perwira militer Carlos Castillo Armas untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Arbenz.

Meskipun kudeta berhasil pada saat itu dan Armas mengambil alih kekuasaan dengan dukungan AS, intervensi rahasia tersebut memicu perang saudara selama lebih dari tiga dekade (1960–1996), yang mengakibatkan sekitar 200.000 kematian dan pelanggaran hak asasi manusia yang meluas.

Alih-alih membawa negara tersebut ke dalam lingkup pengaruh AS, ketidakstabilan politik tersebut memperkuat kelompok-kelompok kiri dan mengipasi sentimen anti-Amerika di Amerika Latin.

Baca Juga: Tidak Ada Kejutan dalam Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Qatar, Apakah Ini Perang Sandiwara?

3. Kuba (1961)

AS berupaya mengganti pemerintahan komunis Fidel Castro pada tahun 1961 dengan rezim pro-AS, mengatur "invasi" oleh orang-orang buangan Kuba yang dilatih CIA.

Apa yang disebut invasi tersebut gagal dalam beberapa hari karena pasukan Kuba secara meyakinkan mengalahkan orang-orang buangan tersebut. Keberhasilan tersebut membuat Castro semakin berani, yang mengonsolidasikan kekuasaan dan memperkuat hubungan dengan Uni Soviet.

Kudeta yang gagal tersebut menyebabkan Krisis Rudal Kuba 1962, saat dunia hampir mengalami perang nuklir skala penuh di era Perang Dingin.

4. Vietnam (1963)

AS merencanakan dan melaksanakan pada tahun 1963 penggulingan Presiden Ngo Dinh Diem, yang kebijakannya diduga merusak upaya Washington untuk melawan komunisme di negara tersebut.

CIA membantu para jenderal Vietnam Selatan menggulingkan presiden sementara duta besar AS Henry Cabot Lodge Jr menyediakan dana.

Meskipun para jenderal menggulingkan dan membunuh presiden mereka, kudeta tersebut menciptakan kekosongan politik, melemahkan pemerintah Vietnam Selatan sekaligus memperkuat Viet Cong pemberontakan.

Ketidakstabilan tersebut membuka jalan bagi meningkatnya keterlibatan militer AS, yang mengakibatkan lebih dari 58.000 kematian di pihak AS dan jutaan korban di pihak Vietnam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved