Dari Vietnam ke Iran, 7 Intervensi AS untuk Kudeta Rezim, Mayoritas Penuh Darah

Selasa, 24 Juni 2025 - 12:34 WIB
loading...
Dari Vietnam ke Iran,...
AS berambisi menggulingkan rezim Ayatollah Ali Khamenei. Foto/X/@khamenei_ir
A A A
TEHERAN - Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan perubahan rezim di Iran setelah jet-jet Amerika menjatuhkan bom penghancur bunker di situs-situs nuklir utama Teheran selama akhir pekan.

Posisi Trump sangat kontras dengan pernyataan Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, yang mengklaim AS tidak bermaksud menggulingkan pemerintah Iran.

“Tidaklah benar secara politis untuk menggunakan istilah, ‘Pergantian Rezim,’ tetapi jika Rezim Iran saat ini tidak mampu membuat Iran hebat lagi, mengapa tidak akan ada pergantian Rezim??? MIGA!!!” Trump menulis di platform media sosialnya, menggunakan huruf kapital di sebagian postingannya dan menyamakannya dengan gerakan MAGA miliknya.

Trump berjanji di jalur kampanye untuk tidak menyeret AS ke dalam perang asing. Pembalikannya terhadap isu tersebut telah membuat marah kubu isolasionis dalam Partai Republik yang ingin menjauhkan militer AS dari perang apa pun yang dilancarkan atas nama negara lain di negeri yang jauh.

Di masa lalu, AS telah melakukan perubahan rezim di banyak negara yang sebagian besar menghasilkan konsekuensi yang tidak diinginkan seperti ketidakstabilan politik, kekerasan etnis, dan pertikaian sektarian.

Berikut ini adalah daftar singkat perubahan rezim yang didukung AS sejak Perang Dunia II yang menyebabkan perang saudara jangka panjang atau memperkuat kelompok-kelompok yang bermusuhan dengan kepentingan AS.

Dari Vietnam ke Iran, 7 Intervensi AS untuk Kudeta Rezim, Mayoritas Penuh Darah

1. Iran (1953)

Dengan dukungan Inggris, AS memainkan peran utama dalam menggulingkan pemerintahan yang dipilih secara demokratis oleh perdana menteri saat itu Mohammad Mossadegh pada tahun 1953.

Melansir TRT World, AS mendirikan monarki pro-Barat di bawah Shah Mohammad Reza Pahlavi, terutama untuk melindungi kepentingan minyak Barat dan melawan pengaruh Soviet di Iran.

Kudeta yang diatur CIA melibatkan penyuapan, propaganda, dan kekerasan massa.

Meskipun AS berhasil mengganti Mossadegh dengan Shah, kudeta tersebut memicu kebencian jangka panjang terhadap AS di antara orang-orang Iran.

Shah memerintah Iran dengan tangan besi hingga tahun 1979, ketika sebuah revolusi yang dipimpin oleh seorang pemimpin agama, Ruhollah Khomeini, menggulingkan monarki dan mendirikan pemerintahan yang sangat anti-AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved