Dari Vietnam ke Iran, 7 Intervensi AS untuk Kudeta Rezim, Mayoritas Penuh Darah

Selasa, 24 Juni 2025 - 12:34 WIB
loading...
A A A
Seperti kudeta di Iran dan Guatemala, perubahan rezim yang didukung AS tersebut membuat Vietnam Selatan tidak stabil dan melemahkan kepentingan jangka panjang AS di kawasan tersebut.

5. Irak (1963)

AS secara aktif mendukung kudeta Partai Baath pada tahun 1963 terhadap perdana menteri saat itu Abd al-Karim Qasim, yang pro-komunis dan menolak bergabung dengan Republik Arab Bersatu yang berpihak pada AS.

AS memainkan "peran integral" dalam kudeta tahun 1963, yang disebut sebagai "salah satu operasi CIA paling rumit dalam sejarah Timur Tengah".

Qasim terbunuh, dan Partai Baath mengambil alih kekuasaan dalam waktu singkat. Namun, pemerintahan Baath kedua di bawah Saddam Hussein (1979–2003) mengubah Irak menjadi musuh AS dan menyebabkan perang, penindasan, dan ketidakstabilan regional.

6. Afghanistan (1979-89)

AS mempersenjatai mujahidin Afghanistan pada tahun 1980-an untuk menggulingkan pemerintah komunis yang dibentuk Soviet dan melawan pengaruh Kremlin selama Perang Dingin.

CIA secara diam-diam menyalurkan miliaran dolar dalam bentuk bantuan, senjata, dan pelatihan, yang mengakibatkan penarikan pasukan Soviet dari Afghanistan pada tahun 1989.

Namun, keterlibatan AS menyebabkan perang saudara (1989-96) di Afghanistan, yang membantu Taliban memperoleh kekuasaan. Sementara itu, Al Qaeda memperoleh pijakan di wilayah tersebut, yang menyebabkan invasi AS pada tahun 2001 dan runtuhnya tatanan sipil selama dua dekade berikutnya.

7. Irak (2003)

AS menginvasi Irak pada tahun 2003 untuk menggulingkan rezim Saddam Hussein, dengan alasan senjata pemusnah massal (WMD) yang dimilikinya. AS bermaksud mengganti rezim Saddam dengan apa yang disebut demokrasi pro-Barat.

Meskipun Washington berhasil menggulingkan rezim tersebut dalam waktu singkat, mereka tidak menemukan WMD. Invasi tersebut menciptakan pemberontakan karena kekerasan sektarian mencengkeram negara tersebut dan kelompok bersenjata melancarkan serangan terhadap pasukan AS.

Sementara itu, kelompok teror seperti Daesh membangun kehadiran mereka di wilayah negara yang tidak memiliki hukum, sehingga mengganggu stabilitas seluruh wilayah.

Lebih dari 4.400 tentara AS dan ratusan ribu warga sipil Irak tewas, sementara Irak tetap tidak stabil selama bertahun-tahun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Menteri Israel Kecam...
Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!
Rekomendasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved