Tidak Ada Kejutan dalam Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Qatar, Apakah Ini Perang Sandiwara?

Selasa, 24 Juni 2025 - 10:10 WIB
loading...
Tidak Ada Kejutan dalam...
Iran menyerang pangkalan militer AS di Qatar tanpa adanya efek kejutan. Foto/X/@RickD_GK
A A A
DOHA - Iran menyerang pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, dengan mengatakan bahwa hal itu merupakan balasan terhadap serangan AS terhadap situs nuklir Iran.

Serangan pada hari Senin dikonfirmasi oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dalam sebuah pernyataan yang ditujukan kepada rakyat Iran.

Suar beruntun, disertai ledakan keras, terlihat di ibu kota Qatar, Doha, dan bagian lain negara itu.

Tidak Ada Kejutan dalam Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Qatar, Apakah Ini Perang Sandiwara?

1. Iran Ingin Membuktikan Kelemahan Pangkalan Militer AS di Qatar

IRGC, dalam pernyataannya, mengatakan pihaknya meluncurkan "serangan rudal yang kuat dan menghancurkan" sebagai bagian dari Operasi Pengumuman Kemenangan sebagai tanggapan atas "agresi militer terang-terangan" oleh AS terhadap fasilitas nuklir Iran.

IRGC juga mengatakan "tindakan tegas"-nya mengirim pesan ke Gedung Putih dan sekutunya bahwa Iran, "dalam keadaan apa pun, tidak akan membiarkan agresi apa pun terhadap integritas teritorial, kedaulatan, atau keamanan nasionalnya tidak terjawab".

"Pangkalan AS dan aset militer bergerak di kawasan itu bukanlah titik kekuatan, melainkan kerentanan utama," pernyataan itu memperingatkan.

Di mana Iran menyerang dan mengapa? Iran mengatakan pihaknya menargetkan Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar karena pangkalan itu "berfungsi sebagai pusat komando Angkatan Udara AS dan merupakan aset strategis terbesar tentara teroris Amerika di Asia Barat".

Teheran juga mencatat bahwa serangan rudal itu dilakukan jauh dari daerah permukiman di Qatar.

"Tindakan ini tidak menimbulkan ancaman apa pun bagi negara sahabat dan persaudaraan, Qatar, dan rakyatnya yang mulia, dan Republik Islam Iran tetap berkomitmen untuk menjaga dan melanjutkan hubungan yang hangat dan bersejarah dengan Qatar," kata Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Ancaman Iran Bisa Jadi Kenyataan! Kedubes AS di Qatar Minta Warganya Berlindung

2. Menarget 10.000 Tentara AS di Pangkalan Militer

Al Udeid adalah pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah, yang menampung sekitar 10.000 tentara AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved