Putin Ancam Balas Ukraina setelah 41 Pesawat Rusia Dibom, Perang Nuklir Dikhawatirkan Pecah

Kamis, 05 Juni 2025 - 10:22 WIB
loading...
A A A
"Ini berpotensi menjadi sangat eskalatif dan meningkatkan risiko konfrontasi langsung antara Rusia dan NATO," katanya.

"AS seharusnya tidak hanya menjauhkan diri dari serangan ini tetapi juga mengakhiri dukungan apa pun yang secara langsung atau tidak langsung dapat memungkinkan serangan terhadap pasukan nuklir strategis Rusia," imbuh dia.

Ini bukan pertama kalinya kekhawatiran atas penggunaan senjata nuklir Rusia digunakan untuk mencoba meredam dukungan AS terhadap Ukraina.

Ketika pasukan Moskow dikalahkan di dekat Kharkiv dan di selatan di Kherson pada September 2022, pejabat Rusia mengirimkan sinyal bahwa Kremlin sedang mempertimbangkan untuk menggunakan senjata nuklir di medan perang, kata pejabat senior Biden.

Pejabat keamanan nasional mengatakan mereka yakin bahwa jika garis pertahanan Rusia runtuh dan membiarkan potensi serangan Ukraina terhadap Crimea terbuka, maka ada kemungkinan 50% Rusia akan menggunakan senjata nuklir sebagai akibatnya.

Pejabat Ukraina menanggapi dengan mengatakan bahwa Rusia telah membesar-besarkan ancaman serangan nuklirnya untuk memeras AS agar tidak memberikan dukungan yang lebih besar kepada Ukraina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved