Cetak Kartun Nabi Muhammad, Staf Charlie Hebdo Dilindungi Bodyguard

Selasa, 08 September 2020 - 11:13 WIB
loading...
A A A
Mengantisipasi penjualan yang kuat, majalah tersebut mengatakan telah mencetak 200.000 eksemplar terbitan minggu lalu. Sebelumnya, mereka berjuang untuk tetap bertahan dengan penjualan mingguan sebesar 30.000 eksemplar. Edisi pertama setelah serangan tersebut terjual 8 juta copy. Menurut majalah itu, penjualan mingguan sekarang telah kembali ke sekitar 55.000 eksemplar. (Baca: Charlie Hebdo Cetak Ulang Kartun Nabi Muhammad, Macron Sebut Kebebasan Pers )

Puluhan ribu orang melakukan protes di Pakistan pada hari Sabtu atas publikasi ulang kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad tersebut. "Matilah Prancis," teriak para demonstran. Sedangkan di Prancis, kritik terhadap majalah itu telah diredam.

Pemimpin Masjid Agung Paris, Hafiz Chems-eddine, menulis bahwa Charlie Hebdo harus terus mengekspresikan dirinya. Komentarnya ini menjadi sikap yang berbeda di kalangan Muslim seluruh dunia yang rata-rata mengecam majalah tersebut.

Abdallah Zekri, direktur Dewan Prancis untuk Kepercayaan Muslim, meminta Muslim Prancis untuk mengabaikan kartun yang diterbitkan ulang itu. "Saya pikir ini adalah operasi dari Charlie Hebdo untuk PR (public relation), untuk pemasaran," kata Zekri kepada penyiar Franceinfo. "Saya serahkan itu pada hati nuraninya." (Baca: Indonesia Kecam Penerbitan Ulang Kartun Nabi Muhammad oleh Charlie Hebdo )

Bungker Tanpa Jendela

Bertahun-tahun sejak serangan mematikan itu tidak menumpulkan keinginan Charlie Hebdo untuk memprovokasi. Menurut staf saat ini dan sebelumnya, mereka telah membawa pemahaman yang lebih tajam tentang "biaya" yang ditanggungnya.

Majalah itu memindahkan kantornya ke lokasi yang dirahasiakan yang oleh beberapa staf digambarkan sebagai bungker tanpa jendela. Majalah itu juga mempekerjakan sebuah firma keamanan swasta dengan biaya sekitar 1 juta euro per tahun untuk menjaga ruang redaksi. (Baca: Charlie Hebdo Cetak Ulang Kartun Nabi Muhammad, Aksi Protes Pecah di Pakistan )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Muhammad Jadi Nama Terpopuler...
Muhammad Jadi Nama Terpopuler untuk Bayi Lelaki di Inggris Raya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved