Pengkritik Kremlin Navalny Mulai Sadar dari Koma, Merespon Perkataan
Selasa, 08 September 2020 - 04:04 WIB
loading...
A
A
A
Rusia menyatakan tak ada bukti bahwa Navalny diracun. Insiden itu membuat masa depan jaringan pipa Nord Stream 2 Jerman dengan Rusia dapat dibatalkan karena semakin kuat desakan agar proyek itu dihentikan kecuali Rusia membantu menjelaskan situasi terkait racun yang diderita Navalny. (Baca Juga: Proyek Jet Tempur KF-X/IF-X Korsel, Indonesia Nunggak Rp6,2 Triliun)
Novichok merupakan agen saraf mematikan yang dikembangkan militer Soviet pada 1970-an dan 1980-an. (Baca Infografis: Badai Haishen terjang Jepang, Curah Hujan Sangat Tinggi)
Inggris menyatakan Rusia menggunakan Novichok untuk meracun mantan mata-mata Sergei Skripal dan putrinya di kota Salisbury dua tahun silam. Rusia menyangkal keterlibatan dalam serangan itu. (Lihat Video: Setelah Daftar di KPU, Calon Bupati Kabupaten Halmahera Meninggal Dunia Saat Orasi)
Novichok merupakan agen saraf mematikan yang dikembangkan militer Soviet pada 1970-an dan 1980-an. (Baca Infografis: Badai Haishen terjang Jepang, Curah Hujan Sangat Tinggi)
Inggris menyatakan Rusia menggunakan Novichok untuk meracun mantan mata-mata Sergei Skripal dan putrinya di kota Salisbury dua tahun silam. Rusia menyangkal keterlibatan dalam serangan itu. (Lihat Video: Setelah Daftar di KPU, Calon Bupati Kabupaten Halmahera Meninggal Dunia Saat Orasi)
(sya)
Lihat Juga :