Menteri Prancis Serukan Penghapusan Uang Tunai, Ini Alasannya

Jum'at, 23 Mei 2025 - 12:59 WIB
loading...
Menteri Prancis Serukan...
Menteri Kehakiman Prancis Gerald Darmanin telah menyerukan penghapusan uang tunai sebagai alat transaksi. Foto/Association Secure Transactions EU
A A A
PARIS - Menteri Kehakiman Prancis Gerald Darmanin telah menyerukan penghapusan uang tunai sebagai alat transaksi. Alasannya, pembayaran digital—termasuk mata uang kripto—jauh lebih mudah dilacak daripada uang fisik dan akan membantu pihak berwenang memerangi perdagangan narkoba dan aktivitas kriminal lainnya.

Berbicara di hadapan komisi Senat pada hari Kamis, Darmanin mengatakan: "Sebagian besar kenakalan harian dan bahkan jaringan kriminal bergantung pada uang tunai."

"Berakhirnya uang tunai akan mencegah terbentuknya tempat-tempat perdagangan narkoba," ujarnya, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (23/5/2025).

Darmanin, yang sebelumnya mengawasi keuangan publik sebagai Menteri Aksi Publik dan Akuntansi, mengakui bahwa pelarangan uang fisik tidak akan menghilangkan perdagangan narkoba, tetapi menegaskan bahwa setelah uang dapat dilacak, itu akan menjadi lebih rumit bagi konsumen dan pengedar untuk lolos dari pengawasan keuangan.

Baca Juga: Wanita Ini Kencani Pangeran Arab Saudi, lalu Menculiknya dengan Tebusan Bitcoin Rp642 Juta

Menteri tersebut mengakui bahwa kelompok kriminal kemungkinan akan beralih menggunakan mata uang kripto sebagai pengganti uang tunai—tetapi berpendapat bahwa ini akan menjadi perbaikan. "Karena mata uang kripto sering kali lebih mudah dilacak lantaran catatan blockchain dan aturan baru Uni Eropa tentang pemantauan transaksi," paparnya.

Berdasarkan arahan Dewan Eropa yang akan mulai berlaku tahun depan, penyedia aset kripto akan diwajibkan untuk mengumpulkan dan membagikan data pengirim dan penerima dengan otoritas pajak, yang secara efektif mengakhiri transfer kripto anonim di dalam blok tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
FBI Gerebek Rumah Eks...
FBI Gerebek Rumah Eks Pejabat CIA, Sita 303 Emas Batangan, 35 Arloji Mewah, dan Banyak Uang Tunai
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Polda Jateng Gandeng...
Polda Jateng Gandeng FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Beromzet Rp41,1 Miliar
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Mobil Dibom Israel,...
Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas
Rekomendasi
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved