India dan Pakistan Saling Klaim Menang Perang

Senin, 12 Mei 2025 - 12:14 WIB
loading...
A A A
India mengatakan serangan tersebut ditujukan pada "infrastruktur teroris dan kamp pelatihan teroris" sebagai pembalasan atas serangan di Kashmir yang dikelola India akhir bulan lalu, di mana para militan bersenjata menewaskan 26 turis Hindu.

Situasi semakin memburuk setelah India menuduh Pakistan melakukan serangan pesawat nirawak selama dua malam berturut-turut.

AS mengambil pujian yang cukup besar karena menjadi penengah gencatan senjata pada hari Sabtu, dengan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Wakil Presiden JD Vance dilaporkan telah menghabiskan 48 jam terlibat dalam negosiasi diplomatik yang intens dengan kedua negara, akhirnya meyakinkan mereka untuk meletakkan senjata pada hari Sabtu.

Negara-negara lain, termasuk Arab Saudi dan Inggris, juga mendapat pujian.

Vance awalnya mengatakan AS tidak akan ikut campur dalam permusuhan yang meningkat antara India dan Pakistan, dengan mengeklaim itu "bukan urusan kami".

Namun, menurut sumber pemerintah Washington, sikap Amerika berubah setelah kekhawatiran yang dikemukakan oleh intelijen AS bahwa konflik tersebut menimbulkan risiko meningkat menjadi ancaman perang nuklir.

Peran proaktif yang dilaporkan dimainkan oleh AS dalam gencatan senjata, termasuk panggilan telepon yang dilakukan oleh Trump sendiri, tampaknya telah membangkitkan minat presiden di subbenua itu dan dia berjanji untuk secara substansial meningkatkan perdagangan dengan India dan Pakistan.

Dalam jumpa pers pada hari Minggu, juru bicara militer India memberikan rincian lebih lanjut tentang serangannya terhadap Pakistan dan mengeklaim bahwa Pakistan-lah yang pertama kali meminta gencatan senjata.

India mengatakan lima tentaranya tewas akibat tembakan Pakistan di perbatasan dan mengklaim Pakistan kehilangan sekitar 40 prajurit dalam penembakan di sepanjang garis kendali.

India juga mengeklaim telah menewaskan 100 teroris yang tinggal di perbatasan Pakistan. Jumlah tersebut tidak dapat diverifikasi.

Lebih lanjut, India mengeklaim telah menjatuhkan beberapa pesawat Pakistan, meskipun tidak menjelaskan lebih lanjut.

Ketika ditanya tentang klaim yang dibuat oleh Pakistan, dan didukung oleh analisis ahli tentang puing-puing, bahwa rudal Pakistan telah menjatuhkan sedikitnya tiga jet militer India selama serangan pada hari Rabu, termasuk jet Rafale Prancis senilai jutaan dolar, India mengatakan "kerugian adalah bagian dari konflik" dan bahwa semua pilotnya telah kembali ke rumah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Berita Terkini
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved