India dan Pakistan Saling Klaim Menang Perang

Senin, 12 Mei 2025 - 12:14 WIB
loading...
A A A
Pesta dan demonstrasi diadakan di seluruh negeri untuk memperingati hari itu, khususnya di Kashmir yang dikuasai Pakistan, yang berada di garis depan penembakan lintas batas yang agresif selama berminggu-minggu.

Raja Farooq Haider Khan, mantan pemimpin Kashmir yang dikuasai Pakistan, memimpin demonstrasi perayaan di dekat perbatasan Kashmir yang disengketakan.

"Kami merayakan keberanian angkatan bersenjata kami hari ini yang membela kami," katanya.

Dia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Trump karena telah membantu menyelesaikan konflik tersebut.

“Kali ini kami hampir berperang sehingga keterlibatannya sangat disambut baik. Namun, kami harus mengatakan bahwa tanpa menyelesaikan masalah Kashmir dalam jangka panjang, perdamaian tidak akan terwujud di wilayah tersebut," ujarnya.

Sahad, seorang warga di Lembah Neelum di Kashmir yang dikuasai Pakistan, mengatakan beberapa hari terakhir ini merupakan hari-hari yang paling menakutkan dalam hidupnya.

“Tidak seorang pun yang lebih bahagia daripada kami karena kami hidup di bawah bayang-bayang pos perbatasan dan tembakan India. Semua orang senang karena kehidupan kami kembali normal,” katanya.

Ada juga perayaan di sisi perbatasan India. Namun, penduduk di dekat perbatasan yang disengketakan mengatakan bahwa meskipun gencatan senjata disambut baik, hal itu tidak menyelesaikan masalah mendasar dari pertikaian berdarah antara India dan Pakistan atas wilayah Kashmir di Himalaya, yang bermula sejak pemisahan India pada tahun 1947.

Lal Din (55), penduduk Poonch, daerah yang paling parah terkena dampak di sepanjang perbatasan India di Kashmir, tempat ratusan rumah hancur dan puluhan orang tewas dalam kebakaran lintas perbatasan, mengatakan warga Kashmir telah melihat situasi yang sama ini—“gencatan senjata sementara yang ditengahi oleh kekuatan global”—berkali-kali sebelumnya.

“Masalah inti masih belum terselesaikan—tentara masih saling berhadapan dengan senjata dan tank,” katanya.

“Hari ini terjadi satu pertikaian, besok akan terjadi pertikaian lain, dan senjata akan meraung lagi, menjebak warga sipil seperti saya dalam baku tembak. Kami hanya angka dalam bentrokan kekuatan nuklir ini. Saya mohon kepada kedua belah pihak: selesaikan perbedaan Anda, hiduplah dalam damai, dan biarkan kami hidup.”

Setelah berminggu-minggu ketegangan meningkat, serangan pekan lalu dimulai pada hari Rabu ketika rudal India menghantam sembilan lokasi di Pakistan, menewaskan 31 orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Rusia Bombardir Ukraina...
Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, Tewaskan Setidaknya 11 Orang
Kisah Anjing Pemilik...
Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran
Rekomendasi
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Berita Terkini
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved