Perang Pecah, Sekjen PBB Desak India dan Pakistan Hindari Konfrontasi Militer

Rabu, 07 Mei 2025 - 07:03 WIB
loading...
Perang Pecah, Sekjen...
Sekjen PBB Antonio Guterres. Foto/press tv
A A A
ISLAMABAD - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengutuk serangan di Kashmir, dan mendesak India dan Pakistan "menghindari konfrontasi militer yang dapat dengan mudah lepas kendali."

"Jangan salah: Solusi militer bukanlah solusi," tulis Guterres dalam posting di X, mencatat ketegangan antara kedua negara tetangga itu "pada titik tertingginya dalam beberapa tahun."

Perang antara India dan Pakistan telah pecah. Sebanyak tiga pesawat Angkatan Udara India telah ditembak jatuh, menurut sumber keamanan dan pemerintah Pakistan kepada CNN.

Ini merupakan ketegangan terbaru yang meningkat antara kedua negara. Itu terjadi tak lama setelah India mengatakan telah meluncurkan operasi militer di Pakistan, yang menghantam "infrastruktur teroris."

Sebanyak delapan orang tewas, menurut Pakistan. Sementara itu, ledakan juga terdengar di kota Srinagar, kota terbesar di Kashmir yang dikelola India, menurut saksi mata.

Seorang sumber intelijen senior Pakistan mengatakan tiga jet tempur India ditembak jatuh di lokasi "di dalam wilayah India," begitu pula satu pesawat nirawak. CNN tidak dapat memverifikasi klaim tersebut secara independen.

Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif mengatakan negara itu "memiliki hak penuh" untuk menanggapi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Berita Terkini
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved