Kenapa Rusia Tidak Datang ke Pemakaman Paus Fransiskus?

Selasa, 29 April 2025 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Reuters juga mencatat rasa 'sakit hati yang masih ada karena Paus Katolik Roma tidak memihak Ukraina dalam perangnya dengan Rusia' di antara umat Katolik di Ukraina.

Vatikan secara resmi tetap netral, dan karenanya Fransiskus tidak secara eksplisit menyebut Rusia sebagai agresor.

Namun, Paus Fransiskus berkomentar dalam sebuah wawancara pada tahun 2024 dengan sebuah stasiun penyiaran Swiss bahwa Ukraina harus memiliki 'keberanian seperti bendera putih', dan menuntut perdamaian untuk mengakhiri konflik dengan Rusia.

Namun, ia mengimbau agar warga Ukraina 'tidak dibiarkan mati kedinginan' setelah pertemuan dengan Zelenskyy pada bulan Oktober 2024, dengan mengatakan: 'Hentikan serangan udara terhadap penduduk sipil' dan 'hentikan pembunuhan orang-orang yang tidak bersalah'.

3. Hubungan Vatikan dan Moskow yang Sangat Tegang

Hubungan antara Vatikan dan Moskow juga tegang akibat perang di Ukraina, dan Fransiskus menunjukkan keinginannya untuk mengkritik Patriark Gereja Ortodoks Rusia atas dukungan publiknya terhadap perang tersebut - memperingatkan Kirill agar tidak menjadi 'putra altar Putin'.

Walaupun demikian, kematian Fransiskus memicu pernyataan belasungkawa dari Putin, yang memuji peran Paus dalam 'mensponsori dialog' antara kedua gereja, dan dengan Kremlin sendiri.

Tidak mungkin Putin akan memilih untuk menghadiri pemakaman, meskipun berlangsung di Kota Vatikan.

4. Vatikan Tidak Memiliki Bandara Sendiri

Meskipun Vatikan bukan pihak dalam Statuta Roma, dan dengan demikian tidak berkewajiban untuk menangkap Putin, Italia berkewajiban.

Vatikan tidak memiliki bandara sendiri dan Putin kemungkinan harus masuk melalui Italia.

Pemakaman tersebut diperkirakan akan menarik banyak orang, termasuk banyak pemimpin internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved