Sudah 1.400 Demonstran Ditangkap, tapi Mengapa Ribuan Orang Lainnya Masih Mau Turun ke Jalanan di Turki?

Rabu, 26 Maret 2025 - 15:52 WIB
loading...
A A A
Banyak mahasiswa menutupi wajah mereka dengan syal atau topeng, dan mengakui bahwa mereka takut dikenali oleh polisi.

Baca Juga: Perang Houti Berkobar di Bulan Suci

Partai oposisi utama Turki, Partai Rakyat Republik (CHP), mengatakan bahwa unjuk rasa hari Selasa di luar Balai Kota Istanbul akan menjadi yang terakhir dalam serangkaian pertemuan malam hari - dan bahwa mereka berencana untuk unjuk rasa di kota itu pada hari Sabtu.

"Apakah Anda siap untuk unjuk rasa besar di alun-alun besar di Istanbul pada hari Sabtu?" Ozgur Ozel memberi tahu massa, dilansir BBC.

"Untuk mendukung Imamoglu, untuk menolak penangkapannya, untuk menolak penahanan masing-masing wali kota kami. Untuk menuntut persidangan yang transparan, terbuka, dan disiarkan langsung, untuk mengatakan bahwa kami sudah muak dan kami menginginkan pemilihan umum lebih awal."

Sejak Rabu lalu, menteri dalam negeri Turki mengatakan 1.418 pengunjuk rasa telah ditahan setelah demonstrasi selama berhari-hari yang dianggap "ilegal" oleh pemerintah.

Ali Yerlikaya menulis di media sosial: "Meskipun saat ini ada 979 tersangka yang ditahan, 478 orang akan diadili hari ini.

"Tidak akan ada konsesi yang diberikan kepada mereka yang mencoba meneror jalanan, menyerang nilai-nilai nasional dan moral kita, dan kepada petugas polisi kita."

Di tempat lain pada hari Selasa, tujuh wartawan muncul di pengadilan termasuk fotografer kantor berita AFP Yasin Akgül yang meliput demonstrasi tersebut.

Ketua AFP Fabrice Fries telah menulis surat yang ditujukan kepada presiden Turki yang mendesak Erdogan untuk "campur tangan" dalam pemenjaraan Akgul yang ia gambarkan sebagai "tidak dapat diterima".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Gempa Dahsyat Guncang...
Gempa Dahsyat Guncang Turki dan Suriah, Ribuan Orang Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved