Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei: AS akan Dapat Tamparan Keras jika Serang Iran
Jum'at, 21 Maret 2025 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini hanya menyebabkan lebih banyak seruan dari dalam Iran untuk meninggalkan kebijakan resminya bahwa mereka tidak akan pernah mengembangkan senjata nuklir.
Pada hari Selasa, Vatan-e Emrooz, surat kabar harian terkemuka yang dikelola kaum ultrakonservatif, menandai berakhirnya tahun Iran pada tanggal 20 Maret dengan mengatakan lebih banyak negara akan mempertimbangkan bom nuklir untuk keamanan mereka sebagai akibat dari kebijakan Trump.
“Tahun nuklir”, demikian judulnya, lengkap dengan gambar ledakan nuklir besar-besaran.
Nournews, media yang berafiliasi dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, mengatakan tidak akan ada “jaminan” Iran tidak akan meninggalkan Perjanjian Non-Proliferasi (NPT) jika Trump dan timnya terus mengancam.
Ahmad Naderi, anggota dewan pimpinan parlemen Iran, mengatakan dalam sesi publik majelis pekan lalu bahwa, "Mungkin sudah saatnya bagi kita untuk memikirkan kembali doktrin nuklir, militer, dan keamanan kita."
Anggota parlemen Teheran tersebut sebelumnya juga mendukung pengujian rudal balistik antarbenua yang mampu membawa hulu ledak nuklir, dengan mengklaim "tidak akan ada keseimbangan di kawasan itu" kecuali Iran memiliki bom atom.
Tahun Nuklir
Pada hari Selasa, Vatan-e Emrooz, surat kabar harian terkemuka yang dikelola kaum ultrakonservatif, menandai berakhirnya tahun Iran pada tanggal 20 Maret dengan mengatakan lebih banyak negara akan mempertimbangkan bom nuklir untuk keamanan mereka sebagai akibat dari kebijakan Trump.
“Tahun nuklir”, demikian judulnya, lengkap dengan gambar ledakan nuklir besar-besaran.
Nournews, media yang berafiliasi dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, mengatakan tidak akan ada “jaminan” Iran tidak akan meninggalkan Perjanjian Non-Proliferasi (NPT) jika Trump dan timnya terus mengancam.
Ahmad Naderi, anggota dewan pimpinan parlemen Iran, mengatakan dalam sesi publik majelis pekan lalu bahwa, "Mungkin sudah saatnya bagi kita untuk memikirkan kembali doktrin nuklir, militer, dan keamanan kita."
Anggota parlemen Teheran tersebut sebelumnya juga mendukung pengujian rudal balistik antarbenua yang mampu membawa hulu ledak nuklir, dengan mengklaim "tidak akan ada keseimbangan di kawasan itu" kecuali Iran memiliki bom atom.
Lihat Juga :