Malaysia Jamin Tak Akan Ekstradisi Uighur ke China
Jum'at, 04 September 2020 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
“Mereka diizinkan berpindah ke negara ketiga jika mereka khawatir atas keselamatannya atau berpotensi menghadapi persekusi, di mana mereka merasa tidak akan mendapat proteksi dan keadilan di negara asal mereka,” papar dia.
Tidak jelas kapan dokumen itu diunggah. Kedutaan Besar China di Kuala Lumpur belum memberikan respon untuk komentar pada Reuters.
Pada Oktober 2018, otoritas Malaysia membebaskan pengungsi Uighur dari tahanan dan mengirimnya ke Turki meski ada permintaan dari China untuk mengembalikan mereka. (Baca Juga: Menlu Retno: RI Tidak Akan Jadi Basis Militer Negara Manapun!)
China menentang langkah Malaysia. Perdana Menteri Malaysia saat itu, Mahathir Mohamad menegaskan pembebasan pengungsi itu tidak melakukan kesalahan apapun di Malaysia. (Baca Infografis: Kolaborasi MiG-Sukhoi, Siap Hadirkan Jet Tempur Gen Ke-6 Rusia)
Mahathir kemudian menyatakan Malaysia merupakan negara yang terlalu kecil untuk menghadapi China terkait Uighur. (Lihat Video: Orangtua Lalai, Bocah 2 Tahun Tewas di Dalam Ember)
Tidak jelas kapan dokumen itu diunggah. Kedutaan Besar China di Kuala Lumpur belum memberikan respon untuk komentar pada Reuters.
Pada Oktober 2018, otoritas Malaysia membebaskan pengungsi Uighur dari tahanan dan mengirimnya ke Turki meski ada permintaan dari China untuk mengembalikan mereka. (Baca Juga: Menlu Retno: RI Tidak Akan Jadi Basis Militer Negara Manapun!)
China menentang langkah Malaysia. Perdana Menteri Malaysia saat itu, Mahathir Mohamad menegaskan pembebasan pengungsi itu tidak melakukan kesalahan apapun di Malaysia. (Baca Infografis: Kolaborasi MiG-Sukhoi, Siap Hadirkan Jet Tempur Gen Ke-6 Rusia)
Mahathir kemudian menyatakan Malaysia merupakan negara yang terlalu kecil untuk menghadapi China terkait Uighur. (Lihat Video: Orangtua Lalai, Bocah 2 Tahun Tewas di Dalam Ember)
(sya)
Lihat Juga :