Pangeran Mohammed bin Salman dan Zelensky Bahas Upaya Perdamaian di Ukraina
Rabu, 12 Maret 2025 - 00:01 WIB
loading...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) bertemu Putra Mahkota dan Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud (kanan) di Jeddah, Arab Saudi pada 11 Maret 2025. Foto/Kepresidenan Ukraina/Anadolu Agency
A
A
A
RIYADH - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman (MBS) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bahas upaya mencapai perdamaian "berkelanjutan, adil, dan menyeluruh" di Ukraina.
Isi pertemuan itu diungkap dalam pernyataan bersama yang dipublikasikan kantor berita negara Saudi (SPA), menurut Reuters.
Zelensky dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio telah mengunjungi kerajaan tersebut sejak kemarin sementara pejabat Ukraina dan AS akan bertemu untuk pembicaraan penting guna menemukan jalan menuju berakhirnya perang.
Putra Mahkota Mohammed dan Zelensky mengatakan dalam pertemuan mereka bahwa mereka akan meningkatkan hubungan investasi antara kedua negara di berbagai sektor termasuk energi, industri makanan, dan infrastruktur, menurut pernyataan bersama tersebut.
"Kedua pihak mengatakan mereka menantikan untuk mengeksplorasi peluang kerja sama bersama di bidang minyak, gas, turunannya, dan petrokimia," papar pernyataan bersama tersebut.
Baca juga: Keluarga Sandera Israel Beri Netanyahu Waktu 24 Jam untuk Setop Pemutusan Listrik Gaza
Isi pertemuan itu diungkap dalam pernyataan bersama yang dipublikasikan kantor berita negara Saudi (SPA), menurut Reuters.
Zelensky dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio telah mengunjungi kerajaan tersebut sejak kemarin sementara pejabat Ukraina dan AS akan bertemu untuk pembicaraan penting guna menemukan jalan menuju berakhirnya perang.
Putra Mahkota Mohammed dan Zelensky mengatakan dalam pertemuan mereka bahwa mereka akan meningkatkan hubungan investasi antara kedua negara di berbagai sektor termasuk energi, industri makanan, dan infrastruktur, menurut pernyataan bersama tersebut.
"Kedua pihak mengatakan mereka menantikan untuk mengeksplorasi peluang kerja sama bersama di bidang minyak, gas, turunannya, dan petrokimia," papar pernyataan bersama tersebut.
Baca juga: Keluarga Sandera Israel Beri Netanyahu Waktu 24 Jam untuk Setop Pemutusan Listrik Gaza
(sya)
Lihat Juga :