Keluarga Sandera Israel Beri Netanyahu Waktu 24 Jam untuk Setop Pemutusan Listrik Gaza

Selasa, 11 Maret 2025 - 18:31 WIB
loading...
Keluarga Sandera Israel...
Ratusan orang yang membawa foto kerabat mereka dan bendera Israel berdemonstrasi untuk menuntut kelanjutan kesepakatan pertukaran tahanan dan sandera antara Hamas dan Israel, diakhirinya perang dan kembalinya warga Israel dari Gaza di Yerusalem Barat pada
A A A
TEL AVIV - Puluhan keluarga sandera Israel memberi Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu waktu 24 jam untuk membatalkan keputusan pemutusan listrik ke Gaza.

Mereka beralasan keputusan tersebut membahayakan nyawa kerabat mereka yang ditahan di daerah kantong itu, menurut Anadolu.

Menurut situs web berita Ibrani Walla, puluhan keluarga tawanan yang ditahan di Gaza mengirim surat peringatan mendesak kepada Netanyahu, Menteri Luar Negeri Gideon Sa'ar, dan Menteri Energi Eli Cohen kemarin malam.

Mereka menuntut pembatalan segera pemutusan pasokan listrik ke Gaza, dengan peringatan jika permintaan mereka tidak dipenuhi, mereka akan mengajukan petisi ke Mahkamah Agung, otoritas peradilan tertinggi di negara itu, dalam waktu 24 jam.

Keluarga-keluarga tersebut, melalui pengacara mereka, memperingatkan Netanyahu, Sa'ar, dan Cohen bahwa penghentian pasokan listrik ke Gaza menimbulkan bahaya langsung bagi orang-orang yang mereka cintai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
PM Israel Netanyahu...
PM Israel Netanyahu Tak Terima Dicap Penjahat Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved