5 Fakta Kartu Emas Trump Senilai Rp81,8 Miliar, dari Hanya untuk Orang Kaya hingga Ajang Pencucian Uang

Kamis, 27 Februari 2025 - 01:10 WIB
loading...
5 Fakta Kartu Emas Trump...
Donald Trump mengeluarkan kartu emas untuk menarik orang kaya menjadi warga negara AS. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengumumkan rencana untuk menjual izin tinggal "kartu emas" senilai USD5 juta atau setara Rp81,8 miliar kepada orang asing – sebuah program yang juga akan disertai dengan jalur menuju kewarganegaraan.

Visa bernilai tinggi tersebut akan menggantikan visa investor imigran "EB-5" AS saat ini untuk pencipta lapangan kerja asing, yang oleh menteri perdagangan Trump dikecam karena dianggap penuh dengan "omong kosong" dan "penipuan".

"Anda memiliki kartu hijau, ini adalah kartu emas," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval, Selasa. Penduduk tetap yang bukan warga negara AS dikenal sebagai pemegang "kartu hijau".

"Ini akan memberi Anda hak istimewa kartu hijau plus itu akan menjadi jalur menuju kewarganegaraan (Amerika)," tambah presiden.

5 Fakta Kartu Emas Trump Senilai Rp81,8 Miliar, dari Hanya untuk Orang Kaya hingga Ajang Pencucian Uang

1. Mengubah Kebijakan Sebelumnya

Melansir Al Jazeera, diluncurkan pada tahun 1990, visa EB-5 terbuka bagi orang asing yang berinvestasi sekitar USD1 juta di perusahaan yang mempekerjakan sedikitnya 10 orang. Mereka mendapatkan kartu hijau langsung - jalur menuju kewarganegaraan akhir - sebagai gantinya. Para pemohon kartu hijau biasanya harus menunggu selama beberapa bulan, dan sering kali, beberapa tahun untuk mendapatkan status penduduk tetap.

Menurut Departemen Luar Negeri AS, program EB-5 dibatasi hingga 10.000 visa per tahun, dengan 3.000 disisihkan bagi mereka yang berinvestasi di daerah dengan tingkat pengangguran tinggi.

Tujuan visa EB-5 adalah untuk "merangsang ekonomi AS melalui penciptaan lapangan kerja dan investasi modal oleh investor asing", kata Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi AS.

Namun, Menteri Perdagangan Trump Howard Lutnick mengatakan program tersebut dieksploitasi dan harganya terlalu rendah.

"Program EB-5 ... penuh dengan omong kosong, kepura-puraan, dan penipuan, dan itu adalah cara untuk mendapatkan kartu hijau dengan harga murah. Jadi presiden berkata, daripada memiliki program EB-5 yang konyol seperti ini, kami akan mengakhiri program EB-5," kata Lutnick.

Pada tahun 2021, Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS menemukan bahwa visa EB-5 membawa risiko penipuan yang signifikan, terutama karena tantangan dalam melacak asal dana pemohon dan potensi persepsi favoritisme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Ngeri! Iran Tutup Bab...
Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Rekomendasi
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Berita Terkini
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Infografis
Unit Khusus Israel Menjarah...
Unit Khusus Israel Menjarah Emas Senilai Rp414 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved