Terungkap, PM Israel Benjamin Netanyahu Dipukul Putranya
Senin, 24 Februari 2025 - 09:57 WIB
loading...
Oposisi Israel ungkap PM Benjamin Netanyahu telah dipukul putranya, Yair Netanyahu. Hal itu membuat Yair diasingkan ke AS. Foto/Flash90 via Jerusalem Post
A
A
A
TEL AVIV - Seorang anggota Parlemen Israel kubu oposisi mengungkap bahwa Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu telah dipukul putranya, Yair Netanyahu. Hal itulah yang membuat Yair diasingkan ke Amerika Serikat (AS).
Naama Lazimi, anggota Parlemen atau Knesset dari Demokrat, mengungkap hal tersebut dalam sesi Komite Keuangan Knesset.
Dalam sesi itu, dia menyebutkan pendanaan untuk istri PM Netanyahu ke AS dan biaya untuk menyediakan detail keamanan bagi putra pasangan itu, Yair, yang tinggal di Miami, Amerika.
Baca Juga: Putra Netanyahu Kabur dari Perang Melawan Hamas, tapi Kritik Militer Israel
“Saya ingin bertanya tentang masa tinggal istri perdana menteri, Sara Netanyahu, selama dua bulan di luar negeri. Saya ingin bertanya siapa yang membiayai masa tinggal ini, berapa biayanya, dan dari anggaran mana biaya itu diambil," kata Lazimi.
“Saya ingin bertanya tentang putra perdana menteri, Yair Netanyahu. Tahun lalu, sebuah artikel menyatakan bahwa biaya keamanannya sekitar NIS2,5 juta (USD701.000) per tahun," paparnya, yang dilansir The New Arab, Senin (24/2/2025).
Naama Lazimi, anggota Parlemen atau Knesset dari Demokrat, mengungkap hal tersebut dalam sesi Komite Keuangan Knesset.
Dalam sesi itu, dia menyebutkan pendanaan untuk istri PM Netanyahu ke AS dan biaya untuk menyediakan detail keamanan bagi putra pasangan itu, Yair, yang tinggal di Miami, Amerika.
Baca Juga: Putra Netanyahu Kabur dari Perang Melawan Hamas, tapi Kritik Militer Israel
“Saya ingin bertanya tentang masa tinggal istri perdana menteri, Sara Netanyahu, selama dua bulan di luar negeri. Saya ingin bertanya siapa yang membiayai masa tinggal ini, berapa biayanya, dan dari anggaran mana biaya itu diambil," kata Lazimi.
“Saya ingin bertanya tentang putra perdana menteri, Yair Netanyahu. Tahun lalu, sebuah artikel menyatakan bahwa biaya keamanannya sekitar NIS2,5 juta (USD701.000) per tahun," paparnya, yang dilansir The New Arab, Senin (24/2/2025).
Lihat Juga :