Mengapa Hamas Pertahankan Panggung Simbol Kemenangan dalam Pertukaran Sandera?

Sabtu, 22 Februari 2025 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Meskipun kritik terus meningkat, Hamas tetap bertahan dengan formula ini. Tujuan utamanya tampaknya adalah untuk menunjukkan bukan hanya tentang kelangsungan hidupnya tetapi juga kemampuannya untuk tetap mengendalikan berbagai peristiwa di dalam Gaza sampai batas tertentu.

Melansir BBC, formalitas dalam proses tersebut tampaknya dimaksudkan oleh Hamas untuk memberi kesan bahwa Hamas tidak bertindak sebagai kelompok teror tetapi sebagai otoritas pemerintahan yang bertanggung jawab di Gaza.

Hal ini telah dibantah oleh kondisi beberapa sandera - dan cerita-cerita yang muncul tentang apa yang telah mereka alami. Namun, Hamas tampaknya berniat untuk tetap bertahan dengan formula ini, bahkan ketika mereka menyerahkan peti mati.

Peristiwa itu mendorong kepala hak asasi manusia PBB Volker Turk untuk mengecam 'pengarak-arak mayat' sebagai tindakan yang menjijikkan dan kejam.

Melansir BBC, orang-orang berkumpul untuk menyaksikan penyerahan tersebut, dengan anggota Hamas yang bersenjata dan bertopeng berdiri di samping warga sipil dan anak-anak. Pembebasan sandera juga diperkirakan akan berlangsung di Nuseirat di Gaza tengah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved