Mengapa Hamas Pertahankan Panggung Simbol Kemenangan dalam Pertukaran Sandera?

Sabtu, 22 Februari 2025 - 17:30 WIB
loading...
Mengapa Hamas Pertahankan...
Hamas tetap pertahanankan panggung simbol kemenangan dalam pertukaran sandera. Foto/X/QudsNen
A A A
GAZA - Serah terima yang semakin diatur di Gaza oleh Hamas terhadap sandera Israel - baik yang hidup maupun yang mati - telah memicu kritik luas, dengan Israel mengecam peristiwa tersebut sebagai propaganda yang kejam. Tapi, panggung itu justru menjadi simbol kemenangan bagi Hamas.

Setiap minggu, pejuang Hamas dan anggota faksi bersenjata lainnya di berbagai lokasi di Gaza berbaris dalam barisan menghadap panggung dengan poster besar yang memuji para pemimpin Hamas dan mengecam Israel.

Perwakilan Palang Merah menandatangani surat-surat di atas panggung dengan seorang pejuang Hamas bertopeng, yang kemudian memberi cap pada mereka sebelum para sandera keluar dari mobil di tengah para pejuang bersenjata lengkap dan kemudian dibawa ke atas panggung - tempat mereka diminta berbicara sebelum dipindahkan ke bawah perawatan Palang Merah.

Ini adalah momen saat para sandera Israel diarak-arak di atas panggung di Gaza tengah, sebelum dibebaskan awal bulan ini.

Baca Juga: Rusia Tetap Jadi Pemenang, Ukraina Kalah Memalukan

Meskipun kritik terus meningkat, Hamas tetap bertahan dengan formula ini. Tujuan utamanya tampaknya adalah untuk menunjukkan bukan hanya tentang kelangsungan hidupnya tetapi juga kemampuannya untuk tetap mengendalikan berbagai peristiwa di dalam Gaza sampai batas tertentu.

Melansir BBC, formalitas dalam proses tersebut tampaknya dimaksudkan oleh Hamas untuk memberi kesan bahwa Hamas tidak bertindak sebagai kelompok teror tetapi sebagai otoritas pemerintahan yang bertanggung jawab di Gaza.

Hal ini telah dibantah oleh kondisi beberapa sandera - dan cerita-cerita yang muncul tentang apa yang telah mereka alami. Namun, Hamas tampaknya berniat untuk tetap bertahan dengan formula ini, bahkan ketika mereka menyerahkan peti mati.

Peristiwa itu mendorong kepala hak asasi manusia PBB Volker Turk untuk mengecam 'pengarak-arak mayat' sebagai tindakan yang menjijikkan dan kejam.

Melansir BBC, orang-orang berkumpul untuk menyaksikan penyerahan tersebut, dengan anggota Hamas yang bersenjata dan bertopeng berdiri di samping warga sipil dan anak-anak. Pembebasan sandera juga diperkirakan akan berlangsung di Nuseirat di Gaza tengah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved