Skandal Lixun Diansheng: Perusahaan China Dikecam karena Memotret Karyawan di Toilet

Selasa, 11 Februari 2025 - 08:06 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: China Terus Dorong Sinifikasi di Xinjiang, Budaya Uighur Perlahan Pudar

"Hal pertama yang dipikirkan perusahaan adalah foto-foto itu tidak terlihat bagus, alih-alih berpikir bahwa itu adalah bukti ilegal yang menunjukkan bahwa perusahaan tidak memiliki pelatihan hukum yang tepat," kata seorang pengamat daring. Seorang kritikus lain bertanya, "Apakah mereka karyawan atau budak?"

Keseimbangan Disiplin dan Privasi Karyawan


Zhu Xue, seorang pengacara dari firma hukum Celue, mengatakan kepada media China Jimu News bahwa perusahaan telah melanggar privasi karyawannya. "Perusahaan tidak boleh mencatat dan mengelola kemalasan atau perilaku buruk karyawan dengan menggunakan metode ilegal," ujar Zhu.

Insiden ini bukan yang pertama dari jenisnya. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan China lainnya telah menghadapi pengawasan ketat karena praktik pemantauan yang invasif.

Misalnya, GOME dikritik karena memantau penggunaan internet karyawan dan menghukum mereka atas aktivitas seperti bermain game atau mendengarkan musik selama jam kerja, kondisi yang sangat bertolak belakang dengan perusahaan Skandinavia dan Amerika yang menyadari bahwa musik meningkatkan produktivitas karyawan dan karenanya memutar musik di kantor selama jam kerja diperbolehkan.

Selain itu, Sangfor Technologies juga menghadapi reaksi keras setelah mempromosikan sistem yang memantau niat karyawan untuk mengundurkan diri dengan melacak aktivitas pencarian kerja mereka.

Insiden Lixun Diansheng menimbulkan pertanyaan penting tentang keseimbangan antara disiplin tempat kerja dan perlindungan privasi karyawan di China. Para pendukung privasi memperingatkan bahwa perusahaan harus berhati-hati dalam pendekatan mereka terhadap pemantauan karyawan, memastikan bahwa pengawasan apa pun harus dilakukan dengan persetujuan dan tidak melanggar undang-undang perlindungan data.

Sejumlah pakar hukum telah menekankan bahwa pemantauan hanya boleh digunakan dalam keadaan tertentu yang sah, dan kehidupan pribadi karyawan tidak boleh menjadi sasaran pengawasan yang tidak beralasan.

“Namun, jika kita sedikit memperluas perspektif tentang peristiwa ini, sudah pasti kita akan membuka Kotak Pandora mengenai penghormatan terhadap hak asasi manusia dan hak buruh di abad ke-21,” kata Dimitra.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Pink, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Sinopsis Hotter Than...
Sinopsis Hotter Than Hate, Microdrama Revenge Plot yang Tayang di V+Short
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Berita Terkini
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved