Skandal Lixun Diansheng: Perusahaan China Dikecam karena Memotret Karyawan di Toilet

Selasa, 11 Februari 2025 - 08:06 WIB
loading...
Skandal Lixun Diansheng:...
Perusahaan China, Lixun Diansheng, dikecam setelah memotret karyawan secara ilegal dan menerbitkan foto-foto mereka saat menggunakan toilet. Foto/Economic Times
A A A
JAKARTA - Perusahaan China, Lixun Diansheng, dikritik setelah memotret karyawan secara ilegal dan menerbitkan foto-foto mereka saat menggunakan toilet.

Praktik kontroversial Lixun Diansheng, sebuah perusahaan yang berpusat di Shenzhen, provinsi Guangdong, telah memicu kecaman luas secara daring.

Tanggapan awal perusahaan atas pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia (HAM) dan ketenagakerjaan ini tidak memuaskan. Lixun Diansheng mengaku sengaja memotret para karyawannya untuk menegur mereka agar tidak menghabiskan waktu terlalu lama di toilet dan agar segera kembali bekerja.

Baca Juga: China Dituduh Ekploitasi Etnis Uighur untuk Pengambilan Organ

Dalam editorial Eurasia Review yang ditulis akademisi Staikou Dimitra edisi Selasa (11/2/2025), disebutkan bahwa China dikenal selalu mengutamakan produktivitas ketimbang menghormati hak-hak pekerja. Negara ini menerapkan jadwal kerja tidak manusiawi 9,9,6, mengingatkan para pekerja terhadap slogan yang terkenal tidak menyenangkan: "Kerja itu membebaskanmu."

Menurut laporan pada 20 Januari 2025, para karyawan Lixun Diansheng pergi ke kamar mandi selama waktu istirahat, di mana mereka menggunakan ponsel mereka untuk membuka media sosial dan merokok, yang dilarang dilakukan di dalam kantor. Karena mereka cenderung mengabaikan seruan untuk memperpendek waktu istirahat, para atasan di perusahaan tersebut memutuskan untuk menghukum mereka lewat kerja sama dengan manajemen.

Anggota staf menggunakan tangga untuk mengambil foto karyawan yang sedang berada di toilet dari arah atas. Namun, perusahaan kemudian menghapus foto tersebut beberapa jam setelahnya, mengakui bahwa “foto tersebut tidak terlihat bagus."

Perusahaan membenarkan praktik tersebut, dengan mengeklaim bahwa hal itu diperlukan untuk membatasi aktivitas "non-produktif" seperti merokok dan bermain game secara berlebihan di toilet. Perusahaan juga memberlakukan larangan merokok di tempat fasilitas tersebut sebagai bagian dari kebijakan yang lebih luas.

Pengungkapan tersebut, yang terungkap setelah dipublikasikan kantor berita South China Morning Post (SCMP), telah memicu protes dari pengguna internet dan pakar hukum. Banyak yang mengutuk tindakan perusahaan Lixun Diansheng sebagai pelanggaran serius terhadap privasi dan martabat manusia. Reaksi publik sangat negatif, dengan banyak yang mempertanyakan etika dan hukum perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
BGN Nunggak ke Pihak...
BGN Nunggak ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun pada 2025, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
Berita Terkini
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved