Potret Raja Faisal II dari Irak Cium Tangan Ratu Elizabeth II di Inggris
Jum'at, 07 Februari 2025 - 13:39 WIB
loading...
Pada 16 Juli 1956, dunia menyaksikan Raja Faisal II Irak berkunjung ke Stasiun Victoria, London, dan mencium tangan Ratu Elizabeth II dari Kerajaan Inggris. Foto/Screengrab video Royal Watcher
A
A
A
LONDON - Pada 16 Juli 1956, dunia menyaksikan sebuah momen penting dalam sejarah diplomatik dan hubungan internasional antara Irak dan Inggris. Saat itu, Raja Faisal II dari Irak tiba di London untuk kunjungan resmi, dan di Stasiun Victoria, dia bertemu dengan Ratu Elizabeth II.
Momen yang bersejarah ini menjadi salah satu contoh simbolis dari saling menghormati antara dua pemimpin monarki yang berperan penting pada era itu.
Kedatangan Raja Faisal II ke London, yang merupakan bagian dari perjalanan diplomatik yang lebih besar, disambut dengan hormat oleh Ratu Elizabeth II. Namun, yang membuat acara ini semakin berkesan adalah sikap penuh penghormatan yang ditunjukkan oleh Raja Faisal, yang mencium tangan Ratu Elizabeth II sebagai tanda penghormatan kepada monarki Inggris.
Baca Juga: Rusia Tolak Gencatan Senjata sebagai Solusi Perang Ukraina, Ini Alasannya
Tindakan ini, yang diambil oleh seorang raja dari dunia Arab, dipandang sebagai gestur yang sangat simbolik—menunjukkan rasa hormat yang mendalam terhadap monarki Inggris yang telah lama berpengaruh dalam urusan politik global.
Raja Faisal II adalah seorang penguasa muda yang naik takhta Irak pada usia yang sangat muda setelah kematian ayahnya, Raja Ghazi, pada 1939.
Meskipun dia memiliki latar belakang pendidikan yang baik di luar negeri, termasuk di Inggris, masa pemerintahannya tidak berlangsung lama.
Momen yang bersejarah ini menjadi salah satu contoh simbolis dari saling menghormati antara dua pemimpin monarki yang berperan penting pada era itu.
Kedatangan Raja Faisal II ke London, yang merupakan bagian dari perjalanan diplomatik yang lebih besar, disambut dengan hormat oleh Ratu Elizabeth II. Namun, yang membuat acara ini semakin berkesan adalah sikap penuh penghormatan yang ditunjukkan oleh Raja Faisal, yang mencium tangan Ratu Elizabeth II sebagai tanda penghormatan kepada monarki Inggris.
Baca Juga: Rusia Tolak Gencatan Senjata sebagai Solusi Perang Ukraina, Ini Alasannya
Tindakan ini, yang diambil oleh seorang raja dari dunia Arab, dipandang sebagai gestur yang sangat simbolik—menunjukkan rasa hormat yang mendalam terhadap monarki Inggris yang telah lama berpengaruh dalam urusan politik global.
Latar Belakang Kunjungan Raja Faisal II
Raja Faisal II adalah seorang penguasa muda yang naik takhta Irak pada usia yang sangat muda setelah kematian ayahnya, Raja Ghazi, pada 1939.
Meskipun dia memiliki latar belakang pendidikan yang baik di luar negeri, termasuk di Inggris, masa pemerintahannya tidak berlangsung lama.
Lihat Juga :