Puluhan Demonstran Anti-Lukashenko Hilang, Termasuk Capres Oposisi Belarusia

Rabu, 02 September 2020 - 09:30 WIB
loading...
A A A
Menurutnya, hukuman untuk Lukashenko akan tergantung pada para pemimpin politik asing yang menjatuhkan sanksi terhadap Belarusia, terutama Uni Eropa yang menyoroti tanggung jawab rakyat Belarusia untuk membela kebebasan mereka, untuk hak-hak mereka.

Dia juga mengecam keputusan rezim Lukashenko untuk mencopot kredensial banyak jurnalis asing. Dia berjanji bahwa pasukan oposisi bersedia bernegosiasi untuk mengadakan pemilihan baru yang adil. (Baca juga: Refly Harun: Demonstrasi Minta Jokowi Mundur Bukan Makar )

"Kami adalah orang-orang yang damai dan kami tidak menginginkan apa pun kecuali menyelesaikan masalah ini," kata Tikhanovskaya. "Kami ingin orang-orang ini pergi dan membangun negara kami dengan presiden baru."

"Ini bukan tentang geopolitik. Ini urusan internal kami dan kami meminta penghormatan atas kedaulatan kami. Kami meminta setiap negara tetapi jika kami membutuhkan bantuan dalam negosiasi ini, jika kami membutuhkan mediator, kami meminta untuk siap bantu kami," imbuh dia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hulu Ledak Nuklir Rusia...
Hulu Ledak Nuklir Rusia Dipasang pada Rudal Iskander di Belarusia
Rusia dan Sekutunya...
Rusia dan Sekutunya Latihan Nuklir Gabungan, Klaim Tak Ditujukan terhadap Negara Lain
Zelensky: Rusia Pertimbangkan...
Zelensky: Rusia Pertimbangkan Serang Negara NATO dari Belarusia
Presiden Belarusia Dukung...
Presiden Belarusia Dukung Gagasan Rusia Satukan Semua Negara yang Dikenai Sanksi
Kediaman Putin Diserang...
Kediaman Putin Diserang Drone, Rusia Kirim Rudal Nuklir Oreshnik ke Belarusia
Sekutu Rusia: Negara-negara...
Sekutu Rusia: Negara-negara NATO Eropa Secara Terbuka Bersiap untuk Perang!
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved