Puluhan Demonstran Anti-Lukashenko Hilang, Termasuk Capres Oposisi Belarusia
Rabu, 02 September 2020 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
"Dan tidak ada satu kasus pidana pun yang diorganisir untuk menyelidiki ini, Anda tahu kejahatan ini, seolah-olah itu normal. Tidak, ini tidak normal dan kasus-kasus harus dibuka terhadap setiap polisi yang memukuli orang-orang ini," paparnya.
Puluhan ribu orang bentrok dengan kontingen besar polisi antihuru-hara di Minsk pada akhir pekan selama pekan ketiga demonstrasi.
Tikhanovskaya berjanji gerakan unjuk rasa tidak akan berhenti sampai Lukashenko melepaskan kekuasaannya. "Saya tahu ini tidak akan berhenti," katanya. "Anda harus mengerti...kami bangun...kami tidak akan menerima dia lagi."
Tikhanovskaya mengaku tidak memiliki keinginan untuk menjadi presiden Belarusia. Dia mengatakan kepada Politico bahwa pembebasan para tahanan dan penggantian komisi pemilihan pusat adalah prioritas utamanya.
"Saya tidak akan terlibat dalam pemilihan baru dan saya tidak memiliki hak untuk berpartisipasi di dalamnya karena saya berjanji kepada rakyat saya bahwa saya tidak akan ambil bagian," katanya. "Misi saya akan berakhir...ketika kita akan mengatur pemilihan ini."
Tikhanovskaya menambahkan bahwa terserah suaminya untuk memutuskan apakah dia masih ingin mencalonkan diri sebagai presiden setelah dibebaskan dari penahanan.
Puluhan ribu orang bentrok dengan kontingen besar polisi antihuru-hara di Minsk pada akhir pekan selama pekan ketiga demonstrasi.
Tikhanovskaya berjanji gerakan unjuk rasa tidak akan berhenti sampai Lukashenko melepaskan kekuasaannya. "Saya tahu ini tidak akan berhenti," katanya. "Anda harus mengerti...kami bangun...kami tidak akan menerima dia lagi."
Tikhanovskaya mengaku tidak memiliki keinginan untuk menjadi presiden Belarusia. Dia mengatakan kepada Politico bahwa pembebasan para tahanan dan penggantian komisi pemilihan pusat adalah prioritas utamanya.
"Saya tidak akan terlibat dalam pemilihan baru dan saya tidak memiliki hak untuk berpartisipasi di dalamnya karena saya berjanji kepada rakyat saya bahwa saya tidak akan ambil bagian," katanya. "Misi saya akan berakhir...ketika kita akan mengatur pemilihan ini."
Tikhanovskaya menambahkan bahwa terserah suaminya untuk memutuskan apakah dia masih ingin mencalonkan diri sebagai presiden setelah dibebaskan dari penahanan.
Lihat Juga :