Tren Frexit di Afrika, Mengapa Pantai Gading Mengusir Pasukan Prancis?

Minggu, 05 Januari 2025 - 18:10 WIB
loading...
A A A
Sebagian dari kebencian tersebut bermula dari kontroversi historis yang terkait dengan kolonialisme. Pemerintahan langsung Prancis selama penjajahan dianggap telah melemahkan lembaga, budaya, dan kepemimpinan tradisional sambil memaksakan pejabat dan adat istiadat Eropa pada penduduk setempat.

Pejabat Prancis yang memerintah koloni dianggap sangat keras, dalam administrasi mereka dan berupaya untuk meningkatkan pijakan ekonomi Prancis.

3. Ketidakpercayaan di Kalangan Francafrique

Setelah negara-negara tersebut memperoleh kemerdekaan mereka pada tahun 1960-an, Paris membangun jaringan koneksi yang kuat dengan para pemimpin dan elit Afrika, yang disebut "Francafrique" untuk melindungi kepentingan ekonomi Prancis yang besar dan untuk menjaga pasukan Prancis tetap berada di lapangan.

Lebih dari 200 perusahaan Prancis beroperasi di benua itu, termasuk raksasa minyak dan gas Total, dan Orano, yang menambang uranium untuk menggerakkan pembangkit listrik tenaga nuklir Prancis. Pasukan Prancis juga telah beroperasi di seluruh wilayah, memberikan pelatihan dan membantu militer setempat.

4. Kekerasan Sektarian Terus Berlangsung

Namun, dalam lima tahun terakhir, pemerintah yang dipimpin militer di wilayah Sahel telah menolak kelemahan yang dirasakan dari tentara Prancis.

Meskipun ada ribuan tentara Prancis, aktivitas kelompok bersenjata terus mengubah wilayah tersebut menjadi titik panas kekerasan karena kelompok-kelompok seperti Jama'at Nusrat al-Islam wal-Muslimin (JNIM) melancarkan perang terhadap pasukan keamanan dan pejabat di seluruh Mali, Burkina Faso, dan Niger. Kelompok bersenjata semakin gencar menyerbu wilayah pesisir Pantai Gading, Ghana, dan Benin.

5. Prancis Memiliki Pangkalan Militer di Djibouti

Ya, Prancis mempertahankan pangkalan militer besar di Djibouti, Afrika timur. Negara tersebut, yang juga merupakan bekas koloni Prancis, menampung hampir 1.500 tentara Prancis dan merupakan salah satu kontingen militer Prancis terbesar di luar negeri.

Di Afrika Barat dan Tengah, Prancis terus mempertahankan kehadiran kecil di Gabon dengan sekitar 300 tentara. Militer Gabon merebut kekuasaan melalui kudeta pada Agustus 2023, mengakhiri lima tahun kekuasaan keluarga Bongo.

Namun, tidak seperti negara-negara lain yang dipimpin militer di kawasan tersebut, Paris tetap menjalin hubungan dengan pemerintah militer Gabon, kemungkinan karena kebencian yang ditimbulkan oleh keluarga penguasa tersebut, menurut beberapa analis.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved