Israel Harus Membayar dengan Darah untuk Setiap Hari Menginvasi Gaza

Minggu, 05 Januari 2025 - 04:40 WIB
loading...
Israel Harus Membayar...
Israel harus membayar dengan darah untuk setiap hari menginvasi Gaza. Foto/X
A A A
GAZA - Media Israel Maariv telah mengakui kegagalan rezim tersebut untuk mencapai tujuan yang dinyatakannya dalam perang yang telah berlangsung selama 15 bulan di Jalur Gaza

Entitas pendudukan tersebut membayar dengan darah biaya untuk tetap tinggal di wilayah Palestina yang terkepung tersebut.

Surat kabar harian berbahasa Ibrani Maariv mengatakan dalam sebuah artikel yang ditulis oleh reporter investigasi Israel Alon Ben David pada hari Jumat bahwa pendudukan tersebut "tidak akan pernah mampu" menghancurkan gerakan perlawanan Palestina Hamas dan "membunuh semua orang" yang mendukung kelompok populer yang berbasis di Gaza tersebut setelah lebih dari setahun melakukan agresi yang merusak.

“Setiap hari yang dihabiskan di sana menguras satu liter darah, dan sekarang IDF [angkatan darat] bersiap untuk mengerahkan divisi lain, yang keempat jumlahnya, ke Gaza. Perlu dikatakan lagi bahwa kita tidak akan pernah bisa membunuh semua orang yang mengidentifikasi diri dengan Hamas,” kata surat kabar itu.

“Jumlah mereka di Gaza adalah cadangan yang tak terbatas. Kita tidak akan menghancurkan roket terakhir dan RPG terakhir.”

Baca Juga: Ini 7 Suku Terbesar di Asia, Nomor 5 Jawa

Menekankan bahwa militer Israel telah ditarik ke dalam tinggal lama di Gaza, Suriah dan Lebanon, surat kabar itu mengatakan, “IDF mencari penjelasan yang akan membenarkan tinggal dan pertumpahan darah yang berkelanjutan. Kita dapat tenggelam dalam perang di Gaza selamanya, tetapi bahkan dalam suara komandan IDF kita dapat mendengar skeptisisme ketika mereka menjelaskan pentingnya misi tersebut.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved