Tragedi Jeju Air di Korea Selatan, Korban Tewas Melonjak Jadi 47 Orang

Minggu, 29 Desember 2024 - 10:25 WIB
loading...
Tragedi Jeju Air di...
Pesawat Jeju Air 2216 yang membawa 181 orang kecelakaan saat mendarat di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pagi ini (29/12/2024). Jumlah korban tewas bertambah menjadi 47 orang. Foto/via Yonhap
A A A
SEOUL - Pesawat Jeju Air 2216 yang membawa 181 orang di dalamnya keluar dari landasan pacu dan menabrak pagar saat mendarat di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pagi ini (29/12/2024). Jumlah korban tewas yang semula 28 orang, kini melonjak menjadi 47 orang.

Kecelakaan pesawat jenis Boeing 737-800 itu terjadi tak lama setelah pukul 09.00 pagi waktu setempat. Pesawat itu kembali ke Korea Selatan dari Bangkok, Thailand.

Sebuah video yang diunggah di media sosial menunjukkan pesawat besar itu tergelincir dari landasan pacu, pecah, dan terbakar hebat.

Menurut media lokal, pihak berwenang yakin bahwa pesawat itu kemungkinan ditabrak oleh sekawanan burung, yang menyebabkan roda pendaratannya tidak berfungsi.

Baca Juga: BREAKING NEWS-Pesawat Jeju Air Bawa 181 Orang Kecelakaan di Korea Selatan, 28 Tewas

Pesawat itu hancur berkeping-keping, dengan gumpalan asap tebal mengepul dari lokasi jatuhnya pesawat.

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api dan mencari korban selamat dari bagian ekor pesawat. Sejauh ini, satu penumpang dan satu awak pesawat telah diselamatkan, menurut laporan kantor berita Yonhap.

Pesawat itu membawa 175 penumpang dan enam awak pesawat. Dari penumpang tersebut, 173 adalah warga negara Korea Selatan, dan dua orang memiliki paspor Thailand.


Kronologi Tragedi Jeju Air di Korea Selatan


1. Penerbangan Jeju Air 2216 jenis Boeing 737-800 terbang dari Bangkok, Thailand, pada Minggu pagi. Pesawat membawa 181 orang, terdiri dari 175 penumpang dan enam awak.

2. Pesawat hendak mendarat di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pukul 09.03 waktu setempat. Namun, roda pendaratan gagal fungsi. Pilot mencoba mendaratkan pesawat secara miring.

3. Pesawat Jeju Air keluar landasan pacu bandara, menabrak pagar, pecah, dan terbakar hebat.

4. Layanan pemadam kebakaran mengeluarkan respons darurat level-3 (level tertinggi). Petugas bergegas memadamkan kobaran api yang melahap pesawat. Petugas menemukan dua orang masih hidup ketika upaya penyelamatan sedang berlangsung.

5. Media Korea Selatan awalnya melaporkan 28 orang tewas. Namun pejabat setempat mengonfirmasi korban tewas bertambah menjadi 47 orang.

6. Presiden sementara, Choi Sang-mok, tiba di Markas Besar Manajemen Bencana Pusat di Seoul pada pukul 09.50 pagi dan memerintahkan upaya penyelamatan habis-habisan. Choi, yang juga menteri keuangan dan wakil perdana menteri, menekankan perlunya memastikan keselamatan petugas pemadam kebakaran selama operasi penyelamatan.

7. Setelah mengeluarkan perintah, Choi berangkat ke lokasi kecelakaan di bandara di barat daya negara itu, sekitar 300 km dari ibu kota, Seoul.

8. Rekaman video yang beredar daring memperlihatkan pesawat Jeju Air berusaha mendarat tanpa roda pendaratannya diturunkan. Sesaat kemudian terlihat kobaran api dan gumpalan asap tebal.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved