Kekayaan Pangeran William, dari Penghasilan Rp492 Miliar hingga Tanah Senilai Rp21 Triliun

Minggu, 29 Desember 2024 - 18:09 WIB
loading...
Kekayaan Pangeran William,...
Pangeran William dari kerajaan Inggris sangat kaya raya karena warisan. Foto/X/@nomoremonarchs
A A A
LONDON - Pangeran William telah menandai tahun keuangan penuh pertamanya sebagai pewaris tahta keluarga kerajaan Inggris, peran menguntungkan yang telah memberinya penghasilan £23,6 juta (USD30,4 juta) atau setara dengan Rp492 miliar.

Meskipun bangsawan berusia 42 tahun itu secara resmi dikenal sebagai Pangeran Wales, ia juga merupakan Duke of Cornwall, dan memperoleh pendapatan tahunan dari tanah milik pribadi Duchy of Cornwall. Portofolio Kadipaten tersebut terdiri dari 52.264 hektar, sebagian besar di barat daya Inggris, termasuk lahan pertanian, properti perumahan dan komersial, dan garis pantai. Pada tahun 2022, nilainya diperkirakan lebih dari £1 miliar (USD1,29 miliar), demikian dilaporkan Guardian.

Dalam Laporan Tahunan Terpadu untuk tahun fiskal April 2023 hingga Maret 2024, sekretaris USDKadipaten Alastair Martin menulis bahwa pendapatan tahun ini berjumlah £23,6 juta ($30,4 juta), sedikit lebih rendah dari angka 2022/2023, yang mencapai £24 juta (USD30,9 juta).

{amheram tersebut merupakan sumber pendapatan independen, tidak didanai oleh publik Inggris sesuai dengan Hibah Berdaulat, dan pendapatannya digunakan untuk mendanai gaya hidup dan kegiatan amal adipati petahana dan keluarganya.

Pangeran William membayar pajak pendapatan sukarela dalam jumlah yang tidak diungkapkan atas Kadipaten tersebut, meskipun itu bukan merupakan persyaratan. Menurut Telegraph, ia membayar pajak atas jumlah penuh, setelah dikurangi biaya rumah tangga, yang belum diungkapkan.

Baca Juga: Tentara Pemerintahan Transisi Suriah Buru Loyalis Bashar Al Assad

Pangeran William mewarisi harta warisan dari ayahnya, Raja Charles III, pada saat kenaikan takhta raja pada bulan September 2022, setelah kematian Ratu Elizabeth II. Ia menjadi Adipati ke-25 dari harta warisan tersebut, yang didirikan oleh Edward III pada tahun 1337, untuk mendukung putranya dan pewarisnya, Pangeran Edward. Piagam kerajaan mengamanatkan bahwa setiap putra tertua yang masih hidup dari seorang raja yang berkuasa—yang merupakan pewaris pertama takhta—akan mewarisi Kadipaten tersebut.

“Selama bertahun-tahun, saya mendapat kehormatan untuk memperkenalkan Adipati ke-25 tersebut ke Kadipaten, dengan mengunjungi harta warisan untuk bertemu dengan penyewa, dan baru-baru ini saat ia dan para penasihatnya menghadiri rapat berbagai Komite Kadipaten,” tulis Martin tentang Pangeran William, dilansir Time.

“Tahun ini merupakan tahun penuh pertama dengan ‘tim baru’ yang bertugas, dan ini merupakan tahun yang sibuk.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Berita Terkini
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved