IMF Proyeksikan Resesi Ekonomi di Afrika pada 2020 Akibat Covid-19

Rabu, 15 April 2020 - 02:01 WIB
loading...
IMF Proyeksikan Resesi...
Polisi duduk di tengah jalan yang diblokir di Abuja, Nigeria. Foto/REUTERS/Afolabi Sotunde
A A A
JOHANNESBURG - Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan produk domestik bruto (PDB) di Afrika melemah 1,6% tahun ini, dibandingkan pertumbuhan ekonomi 3,1% tahun lalu, seiring terjadinya wabah virus corona.

Berbagai negara di Afrika menerapkan lockdown dan jam malam untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Namun berbagai pembatasan itu mengakibatkan tekanan ekonomi di banyak negara Afrika.

Padahal beberapa negara di Afrika telah mengalami resesi sebelum wabah corona muncul.

IMF menyatakan dalam Outlook Ekonomi Dunia bahwa PDB diproyeksikan turun tajam di Afrika Selatan, yang merupakan negara dengan ekonomi paling kuat di benua itu.

"PDB Afrika Selatan diproyeksikan menyusut 5,8% pada 2020 dari pertumbuhan 0,2% pada 2019,” ungkap pernyataan IMF.

Afrika Selatan telah memasuki resesi pada kuartal IV tahun lalu saat pemangkasan listrik oleh perusahaan negara Eskom berdampak pada ekonomi. Di sisi lain, keuangan publik mendapat tekanan akibat bailout pada perusahaan-perusahaan negara yang mengalami kesulitan.

Afrika Selatan telah menerapkan kebijakan terketat di Afrika untuk mengatasi virus corona, termasuk lockdown lima pekan hingga akhir April. Dengan aktivitas produksi dan belanja yang berkurang, outlook ekonomi masih suram.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedubes Iran di Afrika...
Kedubes Iran di Afrika Selatan Ejek Trump Terkait Rilis Dokumen Rahasia UFO
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Wabah Hantavirus Serang...
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Afrika Selatan Usir...
Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Harus Pergi dalam 72 Jam
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved