Houthi Pamer Drone Serang Bawah Laut Al-Qaria Baru, Apa Kehebatannya?

Rabu, 30 Oktober 2024 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Kendaraan bawah air dalam video tersebut menampilkan warna kuning dan hitam bergaya jaket lebah yang cerah, tetapi mungkin varian yang siap tempur akan menampilkan warna yang lebih dekat dengan warna lingkungan laut untuk membuat deteksi dan penghancuran menjadi lebih sulit.

Media Israel dan Iran yang menganalisis drone baru itu menunjukkan senjata itu menyusul penangkapan yang dilaporkan Houthi atas drone pengintai bawah air Remus 600 milik Angkatan Laut AS di lepas pantai Yaman pada tahun 2018.

Houthi Pamer Drone Serang Bawah Laut Al-Qaria Baru, Apa Kehebatannya?


UAV buatan AS itu dirancang untuk pemetaan dasar laut, survei bawah air, pencarian dan penyelamatan, serta misi penanggulangan ranjau.

Drone bawah laut itu memiliki panjang 3,25 meter, diameter 32,4 cm, berat 240 kg, waktu ketahanan misi hingga 70 jam, kecepatan tertinggi 5 knot, dan kedalaman maksimum 600 meter.

Perbandingan berdampingan menunjukkan beberapa kesamaan dangkal antara Remus dan Al-Qaria, termasuk skema cat kuning cerah dan hitam yang disebutkan di atas serta teropong yang dapat diperpanjang yang dipasang di bagian belakang.

Namun, desain Houthi memiliki skema baling-baling dan penstabil sirip yang berbeda, rumah baling-baling cincin pelindung, dan kerucut hidung yang lebih hidrodinamis, yang menunjukkan pejuang telah mengadaptasi drone yang ditangkap untuk memperhitungkan kemampuan manufaktur lokal, atau membangunnya sepenuhnya dari awal, hanya menggunakan desain AS sebagai titik referensi.

Rekaman pesawat nirawak baru itu diunggah daring saat Houthi menggelar latihan angkatan laut dan darat besar-besaran yang dirancang "dalam kerangka persiapan dan kesiapan untuk setiap konfrontasi yang akan datang dengan Washington dan alat-alatnya dengan Yaman," menurut sumber militer senior Yaman yang dikutip al-Mayadeen.

"Amerika dan Inggris harus memahami mereka tidak akan luput dari petualangan apa pun di Yaman dan harus belajar dari kegagalan angkatan laut dan udara mereka sebelumnya," ungkap sumber itu, merujuk pada laporan baru-baru ini bahwa Pentagon sedang mempertimbangkan meningkatkan operasinya melawan Houthi.

Kemampuan rudal dan pesawat nirawak Houthi Yaman yang semakin canggih tidak luput dari perhatian musuh, dengan pejuang membangun dan mengerahkan serangkaian rudal dan pesawat nirawak jarak jauh dan presisi yang dapat mencapai Israel dan mengancam kapal perang AS yang beroperasi di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Brutal! Serangan Iran...
Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Berita Terkini
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Infografis
Israel Marah, Rudal...
Israel Marah, Rudal Houthi Sukses Serang Bandara Ben Gurion
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved