Kelaparan Melanda Gaza, 100 Truk Bantuan Dijarah
Sabtu, 23 November 2024 - 13:15 WIB
loading...
Warga Palestina, termasuk anak-anak dan remaja, dalam kerumunan yang padat, memegang panci dan wajan saat mereka berusaha meraih makanan yang didistribusikan di tengah serangan gencar Israel di Khan Yunis, Gaza pada 22 November 2024. Foto/Abed Rahim Khati
A
A
A
GAZA - Bencana kemanusiaan di Gaza semakin parah akibat hancurnya hukum dan ketertiban, serta konflik antara Israel dan Palestina yang membuat daerah kantong itu tidak dapat dihuni.
Pernyataan itu diungkap seorang pejabat senior badan bantuan utama PBB di sana, UNRWA, pada hari Jumat (22/11/2024), Reuters melaporkan.
Pejabat UNRWA, Natalie Boucly, juga mengatakan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan terhadap politisi senior Israel serta seorang pemimpin Hamas oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) berarti akan ada perhitungan atas penderitaan yang menimpa jutaan orang.
"Pada dasarnya seluruh penduduk Gaza sangat membutuhkan bantuan di tengah bencana kelaparan yang mengancam," ujar Boucly, wakil Komisaris Jenderal UNRWA untuk program dan kemitraan.
Parlemen Israel mengesahkan undang-undang bulan lalu yang akan melarang UNRWA beroperasi di negara itu saat mulai berlaku pada akhir Januari.
Pernyataan itu diungkap seorang pejabat senior badan bantuan utama PBB di sana, UNRWA, pada hari Jumat (22/11/2024), Reuters melaporkan.
Pejabat UNRWA, Natalie Boucly, juga mengatakan surat perintah penangkapan yang dikeluarkan terhadap politisi senior Israel serta seorang pemimpin Hamas oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) berarti akan ada perhitungan atas penderitaan yang menimpa jutaan orang.
"Pada dasarnya seluruh penduduk Gaza sangat membutuhkan bantuan di tengah bencana kelaparan yang mengancam," ujar Boucly, wakil Komisaris Jenderal UNRWA untuk program dan kemitraan.
Parlemen Israel mengesahkan undang-undang bulan lalu yang akan melarang UNRWA beroperasi di negara itu saat mulai berlaku pada akhir Januari.
Lihat Juga :