Hizbullah Habisi 5 Tentara Israel dalam Pertempuran, Zionis Bombardir Lebanon
Jum'at, 25 Oktober 2024 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Media pemerintah Lebanon melaporkan bahwa serangan kembali menargetkan pinggiran selatan kota, benteng Hizbullah yang dikenal sebagai Dahiyeh, setelah 17 serangan Israel menghantam daerah itu pada malam sebelumnya dalam salah satu malam serangan paling intensif di daerah itu sejak bulan lalu.
Sekitar setengah jam sebelum serangan dimulai, juru bicara IDF untuk bahasa Arab Kolonel Avichay Adraee meminta warga sipil Lebanon di dekat dua gedung di pinggiran selatan Beirut untuk mengungsi.
Dia menerbitkan peta bersamaan dengan pengumuman tersebut, yang meminta warga sipil untuk menjauhkan diri setidaknya 500 meter dari lokasi tersebut, yang menurut militer merupakan milik Hizbullah.
Dia kemudian meminta warga untuk mengungsi dari area sekitar tiga gedung lainnya.
“Pesawat tempur Israel melancarkan serangan baru beberapa saat lalu di area Choueifat,” tulis National News Agency (NNA) milik pemerintah Lebanon, yang kemudian juga melaporkan serangan udara Israel di kawasan selatan Beirut lainnya.
Rekaman AFPTV menunjukkan dua gumpalan asap mengepul dari selatan Beirut dan koresponden AFP di Ibu Kota Lebanon mendengar dua ledakan keras dengan jarak sekitar setengah jam.
Sementara itu, lebih dari 120 roket dan beberapa pesawat nirawak diluncurkan ke Israel utara dari Lebanon pada hari Kamis, dengan satu dari banyak serangan menyebabkan kerusakan pada sebuah bangunan tempat tinggal di kota utara Karmiel.
Sekitar setengah jam sebelum serangan dimulai, juru bicara IDF untuk bahasa Arab Kolonel Avichay Adraee meminta warga sipil Lebanon di dekat dua gedung di pinggiran selatan Beirut untuk mengungsi.
Dia menerbitkan peta bersamaan dengan pengumuman tersebut, yang meminta warga sipil untuk menjauhkan diri setidaknya 500 meter dari lokasi tersebut, yang menurut militer merupakan milik Hizbullah.
Dia kemudian meminta warga untuk mengungsi dari area sekitar tiga gedung lainnya.
“Pesawat tempur Israel melancarkan serangan baru beberapa saat lalu di area Choueifat,” tulis National News Agency (NNA) milik pemerintah Lebanon, yang kemudian juga melaporkan serangan udara Israel di kawasan selatan Beirut lainnya.
Rekaman AFPTV menunjukkan dua gumpalan asap mengepul dari selatan Beirut dan koresponden AFP di Ibu Kota Lebanon mendengar dua ledakan keras dengan jarak sekitar setengah jam.
Sementara itu, lebih dari 120 roket dan beberapa pesawat nirawak diluncurkan ke Israel utara dari Lebanon pada hari Kamis, dengan satu dari banyak serangan menyebabkan kerusakan pada sebuah bangunan tempat tinggal di kota utara Karmiel.
Lihat Juga :